Klarifikasi Kades Sarimahi, Penundaan Pekerjaan Hotmix Jalan Murni Karena Kendala Faktor Cuaca

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG Kompas1.id
Kepala Desa Sarimahi memberikan klarifikasi resmi terkait penundaan dan dugaan masalah dalam pekerjaan pengaspalan hotmix jalan lingkungan di desa tersebut. Penundaan pekerjaan, yang sempat menimbulkan spekulasi di kalangan warga, ditegaskan murni disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem berupa hujan deras yang datang secara tiba-tiba.

Hujan Hambat Tahap Finishing
Penundaan pekerjaan hotmix di beberapa titik jalan Desa Sarimahi, terutama pada tahap akhir atau finishing, menjadi sorotan publik baru-baru ini. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sarimahi Bapak Yusuf S.iP menjelaskan bahwa tim pelaksana terpaksa menghentikan pekerjaan karena hujan lebat yang tidak terduga.

“Kami menyadari adanya keterlambatan yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Saya tegaskan bahwa penundaan ini bukan karena kelalaian atau masalah kualitas material, melainkan murni kendala alam. Hujan deras yang turun sebelum proses pemadatan dan penyempurnaan akhir dapat merusak kualitas hotmix yang baru dihamparkan,” ujar Kades dalam keterangannya ( 28/10/2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengerjaan hotmix sangat sensitif terhadap kondisi cuaca. Pengaspalan pada kondisi basah atau segera diikuti hujan dapat menyebabkan aspal tidak menempel sempurna, mudah terkelupas, dan pada akhirnya mengurangi usia pakai jalan.

Bantah Isu Kualitas dan Komitmen Perbaikan
Klarifikasi ini juga sekaligus menanggapi isu-isu miring yang sempat beredar, termasuk dugaan bahwa proyek dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan terkesan “asal-asalan” karena tampak ada kerusakan pada aspal yang baru dikerjakan.
“Penting untuk diketahui, pekerjaan tersebut belum tuntas 100% dan belum diserahterimakan. Jika ada bagian yang terlihat kurang sempurna atau terkelupas, itu terjadi karena pekerjaan terhenti mendadak saat proses konstruksi, khususnya saat aspal belum benar-benar padat sempurna akibat hujan,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringatan World Cerebral Palsu Day 2025 Bandung Raya Dorong Kepedulian dan Inklusi Sosial

Pihak Desa Sarimahi memastikan bahwa seluruh kekurangan dan bagian yang terdampak oleh hujan akan segera diperbaiki dan disempurnakan kembali oleh pihak kontraktor sebelum proyek dinyatakan selesai dan serah terima. Komitmen untuk memberikan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai standar kepada warga adalah prioritas utama.

Ajak Warga dan Media Pantau Langsung
Dalam upaya menjaga transparansi dan meredam spekulasi, Kepala Desa Sarimahi mengajak seluruh elemen masyarakat dan awak media untuk turut memantau langsung perkembangan pembangunan.

“Kami selalu terbuka. Mari kita lihat prosesnya secara utuh, bukan hanya saat ada hambatan. Kami pastikan begitu cuaca mendukung, pekerjaan akan langsung dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitasnya,” tutup Kades, mengharapkan pengertian dan dukungan dari seluruh warga desa agar proyek pembangunan jalan ini dapat segera rampung dengan hasil maksimal.

H.pepen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Papan Penunjuk Arah Putussibau–Nanga Dangkan di Desa Bongkong Nyaris Tumbang dan Tertutup Semak Belukar, Pengguna Jalan Prihatin
PULUHAN JUTA DANA BOS SDN SUNIA II JADI SOROTAN. Anggaran Administrasi dan Perpustakaan Capai Rp.82 Juta, Hasilnya Di Mana?
‎Aliansi masyarakat Tenaga Kerja Bersama SATGAS PPA dan LSM TIPAN-RI Adakan Demonstrasi di Tiga Titik Kantor
Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas
Respon Cepat Polsek Kadungora Tangani Kejadian Pria Tewas diduga Bunuh Diri Terlindas Kereta Api
Polsek Bungbulang Sigap Tangani Kebakaran Rumah Panggung di Desa Sinarjaya
Bupati Aceh Singkil Siap Tindak Lanjuti Penutupan Kanal Muara Wilayah Seluk Aceh Lama
Bupati Purworejo Tinjau 3 Penitipan Anak, Pastikan Tak Ada Praktik Kekerasan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:56 WIB

Papan Penunjuk Arah Putussibau–Nanga Dangkan di Desa Bongkong Nyaris Tumbang dan Tertutup Semak Belukar, Pengguna Jalan Prihatin

Senin, 18 Mei 2026 - 13:54 WIB

PULUHAN JUTA DANA BOS SDN SUNIA II JADI SOROTAN. Anggaran Administrasi dan Perpustakaan Capai Rp.82 Juta, Hasilnya Di Mana?

Senin, 18 Mei 2026 - 13:16 WIB

‎Aliansi masyarakat Tenaga Kerja Bersama SATGAS PPA dan LSM TIPAN-RI Adakan Demonstrasi di Tiga Titik Kantor

Senin, 18 Mei 2026 - 12:55 WIB

Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas

Senin, 18 Mei 2026 - 11:58 WIB

Respon Cepat Polsek Kadungora Tangani Kejadian Pria Tewas diduga Bunuh Diri Terlindas Kereta Api

Berita Terbaru