Bandung Kompas1.id
Tanggal: 8 Juli 2026
Di tengah laju modernisasi yang kerap menyisakan ruang-ruang mati di sudut pemukiman, sebuah inovasi bersahaja lahir dari ketekunan seorang pria bernama Susanto. Mengubah persepsi bahwa bertani membutuhkan lahan berhektar-hektar, ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari sebuah kreativitas yang tanpa batas.
Memanfaatkan momentum di pertengahan tahun Juli 2026 ini, dengan berbekal 830 galon bekas, Susanto melakukan sebuah langkah berharga bagi lingkungan di kawasan Jawa Tengah. Ia menyulap pekarangan yang semula terbengkalai dan tak bernilai menjadi hamparan sawah mini yang hijau nan asri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meretas Keterbatasan, Menanam Harapan
Apa yang dilakukan Susanto bukan sekadar urusan bercocok tanam. Ini adalah sebuah cara pandang baru tentang bagaimana kita seharusnya memperlakukan lingkungan. Ratusan galon plastik yang biasanya berakhir menjadi beban bumi di tempat pembuangan akhir, di tangannya kini bertransformasi menjadi wadah-wadah tempat tumbuhnya kehidupan.
“Ketika tanah kian terbatas dan sampah plastik kian menumpuk, jawaban terbaik bukanlah mengeluh, melainkan bergerak menciptakan solusi.”
Setiap galon yang ditata rapi di pekarangannya kini menjadi rumah bagi tanaman padi yang tumbuh subur. Proyek mandiri ini tidak hanya mengembalikan keindahan ruang yang sempat terabaikan, tetapi juga menjadi wujud ketahanan pangan sederhana yang bisa dimulai dari lingkup terkecil: keluarga.
Keterbatasan Bukan Halangan
Langkah Susanto memberikan inspirasi nyata bagi masyarakat luas, terutama yang tinggal di daerah perkotaan. Di tengah gempuran pembangunan yang seringkali mengurangi ruang terbuka hijau, metode bertani dengan memanfaatkan barang bekas seperti ini menjadi solusi yang menyegarkan dan mudah ditiru.
Ia mengajarkan filosofi sederhana namun bermakna: alam akan senantiasa memberikan hasil yang baik, asalkan kita mau merawatnya dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab.
Melalui 830 galon bekas ini, Susanto tidak hanya berpeluang memanen hasil pertaniannya nanti, tetapi telah lebih dulu menebarkan semangat peduli lingkungan dan kemandirian kepada siapa saja yang mendengar kisahnya. Sebuah langkah kecil yang membuktikan bahwa kehidupan hijau bisa tumbuh di mana saja — bahkan di atas plastik sekalipun.
#pedulilingkungan #penghijauan #inspiratif
Bob Hariawan
Kabiro Kota Bandung














