Kompas1.id
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, memberikan bentuk “hukuman” yang tidak biasa kepada Bupati Purwakarta, Om Zein, menyusul polemik lirik lagu yang sempat menuai kritik luas. Lirik lagu tersebut dinilai banyak pihak merendahkan martabat perempuan.
Dalam pertemuan yang digelar secara tertutup, Om Zein secara terbuka mengakui bahwa lirik lagu yang menjadi sorotan itu terinspirasi dari kisah perjalanan hidupnya saat masih berprofesi sebagai pengusaha. Ia tak menampik bahwa di masa lalu dirinya dikenal memiliki perilaku yang kurang baik, atau sering disebutnya sebagai masa-masa “nakal”. Bahkan ia mengaku pernah menjalani kehidupan yang penuh kesalahan dan sempat memiliki tiga orang istri.
Mendengar pengakuan jujur tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi tidak menjatuhkan sanksi administratif biasa, melainkan meminta Om Zein membuktikan perubahan sikap dan jati dirinya bukan hanya lewat ucapan semata, tetapi melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu bentuk tindakan nyata yang diminta KDM adalah membangun 10 unit rumah layak huni khusus bagi janda muda yang membutuhkan tempat tinggal di wilayah Purwakarta.
Tidak hanya sampai di situ, Om Zein juga diperintahkan untuk turut serta membantu membiayai pendidikan anak-anak dari keluarga penerima bantuan tersebut. Langkah ini diharapkan menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk tanggung jawab sosial untuk menebus kesalahan di masa lalu.
KDM menegaskan bahwa setiap orang berhak memperbaiki diri dan menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran berharga. Namun, perubahan tersebut harus dibuktikan lewat tindakan yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi orang lain, bukan sekadar janji atau penjelasan semata.
“Masa lalu itu boleh jadi pelajaran, tapi perubahan harus dibuktikan dengan perbuatan yang benar-benar berguna untuk masyarakat,” tegas Gubernur Dedi Mulyadi.
Langkah ini pun dipandang sebagai cara mendidik sekaligus mengingatkan agar pemimpin senantiasa menjaga tutur kata, perilaku, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan warganya.***














