Kompas1.id
Sukabumi, 4 Juli 2026 – Sebuah musibah kebakaran melanda sebuah rumah tempat tinggal warga di Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada hari Sabtu siang (04/07/2026). Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang ibu rumah tangga yang menjadi satu-satunya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kronologi Kejadian
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan warga dan petugas, api pertama kali terlihat muncul sekitar pukul 12.30 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dengan cepat dan melahap hampir seluruh bagian bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu dan seng. Korban yang berada di dalam rumah diduga tidak sempat menyelamatkan diri atau keluar saat api mulai menjalar, sehingga terjebak di dalamnya saat kondisi sudah memanas dan dipenuhi asap tebal.
Warga sekitar yang melihat kepulan asap segera berusaha membantu memadamkan dengan peralatan seadanya, namun usaha tersebut belum mampu mengendalikan laju api yang sudah meluas. Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Palabuhanratu tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah menerima laporan, dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 13.45 WIB.
Identitas Korban & Dugaan Penyebab
Korban diketahui berinisial Hj. S (52 tahun), ibu rumah tangga yang tinggal sendirian di rumah tersebut saat kejadian. Jenazah korban ditemukan di ruang tengah rumah setelah api padam dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi dan petugas Damkar. Namun dugaan sementara menyebutkan api kemungkinan berasal dari arus pendek listrik atau percikan api di area dapur, yang dengan cepat menjalar mengingat struktur bangunan yang mudah terbakar.
Dampak & Penanganan
Akibat kebakaran ini, rumah dan seluruh isinya ludes terbakar habis dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian dari Polsek Palabuhanratu bersama BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pendataan dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Pemerintah desa setempat juga telah membuka posko bantuan dan mengimbau warga untuk lebih waspada, memeriksa instalasi listrik secara rutin, serta menyiapkan jalur evakuasi darurat guna mencegah kejadian serupa terulang.
Aris aristio














