Aceh Singkil kompas1.id — Wali murid SD Negeri desa Ketakuhan keluhkan terang keadaan fasilitas sekolah SD negeri desa ketangkuhan.
yang mana atas keluhan masyarakat wali murid SD Negeri Desa Ketakuhan adalah pertama kali tentang keadaan MCK yang di bangun dari tahun 2021 sampai saat ini tidak bisa di gunakan oleh siswa dan siswi dan juga para guru pengajar di SD N Desa ketangkuhan,karna sampai saat ini MCK itu tidak ada sumber air masuk ke MCK sekolah itu pungkas warga wali murid pada media ini.
Awak media menemui kepala sekolah , Parman. membenarkan hal itu dari mulai di bangun dan sampai saat ini memang benar MCK tidak Bisa digunakan oleh anak didik dan para guru yang mengajar di SD ini ucab pak kepsek Parman.
Karna MCK sekolah tidak bisa di gunakan, karna tidak ada air di MCK itu ucap pak kesek, dari seluruh siswa dan para guru pengajar bila ada yang ingin membuang air atau hajat harus berlari ke MCK Masjid yang jarak tempuhnya lebih kurang 250 meter, sehingga terkadang anak blm sempat sampai ke MCK mesjid hajatnya sudah keluar di dalam celana mereka.
Untuk itu masyarakat wali murid, desa ketangguhan berharap pada dinas pendidikan dan kebudayaan aceh Singkil menanggapi keluhan warga wali murid desa ketangguhan.
Masyarakat juga mengharapkan pada pemerintah Daerah untuk turun kelapangan kroscek Keadaan SD N. Desa ketangkuhan karna di belakang sekolah SD tersebut perlu di pasang Talun atau beronjong untuk penahan agar tidak terjadi longsor.
Dalam pantauan awak media ini pasilitas sekolah ini sangat perlu di perhatikan, seperti kursi dan meja belajar juga sepernya sudah tidak layak di pakai untuk anak didik belajar.
Kondisi pisik juga terlihat hampir seluruh kaca jendela sudah berpecahan, begitu juga keadaan halaman sekolah SD itu tidak ada, sehingga siswa siswi SD ini bermain di tengah jalan lintas desa ketangkuhan. yang ini jelas salah satu kekhawatiran kita tentang keselamatan mereka bermain di tengah jalan lintas.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sudah sewajarnya sekolah ini harus di pasang pagar pembatas jalan antara sekolah dan jalan lintas supaya para anak didik tidak bermain di tengah jalan lintas, agar para pengguna jalan tidak terhambat oleh anak anak sekolah yang bermain di jalan lintas masyarakat desa ketangkuhan mohon perhatian dari dinas pendidikan dan pemerintah daerah kabupaten Aceh singkil.
Reporter Sabri














