Memaknai 1 Muharram, Tahun Baru Islam: Momen Hijrah dan Pembaruan Diri

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Nasional – Setiap memasuki tanggal 1 Muharram dalam penanggalan Hijriah, umat Islam di seluruh dunia merayakan sekaligus mengenang peristiwa bersejarah yang menjadi tonggak berdirinya sistem kalender Islam. Bukan sekadar pergantian angka tahun, 1 Muharram mengandung makna mendalam tentang perjuangan, keberanian, serta semangat untuk memperbaiki kualitas diri dan kehidupan.

Sejarah Penetapan

Tanggal 1 Muharram ditetapkan sebagai awal tahun baru Islam untuk mengenang peristiwa Hijrah, yaitu perpindahan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya dari Kota Makkah ke Kota Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam sejarah peradaban Islam, dari masa penindasan dan keterbatasan ruang gerak, menuju masa kemandirian, persatuan, dan tegaknya pemerintahan yang berlandaskan nilai keadilan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara resmi, penanggalan Hijriah ini disahkan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, sekitar 17 tahun setelah peristiwa Hijrah terjadi. Nama “Muharram” sendiri berarti “bulan yang disucikan”, yang termasuk salah satu dari empat bulan haram di mana Allah SWT melarang terjadinya peperangan, mengajarkan umat untuk menjaga kedamaian dan menghormati hak sesama.

Makna dan Hikmah bagi Kehidupan

Bagi umat Islam, 1 Muharram dimaknai sebagai panggilan untuk melakukan “Hijrah batiniah”, yaitu perpindahan dari sifat dan perbuatan buruk menuju ke arah yang lebih baik. Makna ini terangkum dalam beberapa nilai utama:

Pembaruan Niat dan Kesucian Hati
Awal tahun baru menjadi momen yang tepat untuk merenungkan perjalanan hidup selama setahun yang telah berlalu. Umat diajak untuk bertaubat, membersihkan hati dari rasa dengki, iri hati, dan kesalahan masa lampau, serta membulatkan tekad untuk melangkah dengan niat yang lebih ikhlas.

Baca Juga:  Tragedi Idul Adha 1447 H di Tanjung Raja Utara

Perubahan Menuju Kebaikan
Semangat Hijrah mengajarkan bahwa perubahan yang lebih baik selalu mungkin dilakukan, tidak harus menunggu waktu atau kondisi tertentu. Seseorang dikatakan telah berhijrah jika ia mampu meninggalkan apa yang dilarang Allah dan memulai kebiasaan positif yang membawa manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Keteladanan Perjuangan dan Kesabaran
Peristiwa Hijrah menjadi bukti bahwa perjuangan di jalan kebenaran tidak selamanya mudah, namun akan selalu dibimbing dan ditolong oleh Allah SWT. Hal ini mengajarkan umat untuk tetap teguh, sabar, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Momen Berbagi dan Meningkatkan Kebaikan
Di bulan Muharram, terkhusus pada hari kesepuluh yang dikenal sebagai Hari Asyura, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berpuasa, serta berbagi kepada sesama. Tradisi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membantu mereka yang membutuhkan, dan menebarkan kedamaian di tengah masyarakat.

Harapan Menyambut Tahun Baru

Menyambut datangnya 1 Muharram, para tokoh agama mengimbau agar momen ini tidak hanya diperingati dengan seremonial semata, tetapi benar-benar diamalkan dalam keseharian. “Semangat tahun baru Islam hendaknya melahirkan perubahan nyata, menjadikan pribadi yang lebih disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta mampu menjaga kerukunan antarumat beragama dan sesama warga masyarakat,” ujar salah satu tokoh ulama.

Dengan demikian, peringatan 1 Muharram diharapkan menjadi langkah awal yang penuh berkah, membawa umat Islam melangkah maju dengan semangat hijrah, menciptakan kehidupan yang lebih baik, damai, dan diridai oleh Allah SWT *** Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru