Kompas1id
Kasus dugaan korupsi di lingkungan keimigrasian kembali menjadi sorotan nasional. KPK mengungkap nilai pemerasan dalam perkara yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, diduga mencapai ratusan miliar rupiah.
Selain menetapkan delapan tersangka, penyidik juga menyita berbagai barang bukti bernilai tinggi. Mulai dari uang tunai dalam mata uang asing, logam mulia, hingga kendaraan mewah. Tercatat ada tujuh mobil, 15 motor, 11 sepeda, serta emas seberat ratusan gram yang diamankan.
KPK menyebut kasus ini berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Delapan tersangka kini ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Besarnya nilai dugaan pemerasan membuat publik menanti pengungkapan lebih rinci terkait aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini*** Red















