Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Polres Metro Bekasi Kota Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BEKASI KOTA — Polres Metro Bekasi Kota menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Suasana berlangsung khidmat, menunjukkan komitmen seluruh jajaran untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., SIK., MH, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota Akbp. Davis Busin Siswara, SIK., M.I.Kom serta para PJU dan Kapolsek di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota. Rangkaian upacara dipimpin secara resmi oleh perwira upacara Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.T.K., SIK., MH, bersama komandan upacara Iptu Iswahyudi, SM, Panit Samapta Polsek Medan Satria.
(1/6/26)
Adapun rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan upacara, pengibaran bendera Merah Putih, serta penghormatan kepada bendera. Selanjutnya, upacara diwarnai mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, dan pembacaan UUD 1945, kemudian dilanjutkan pembacaan doa dan kegiatan Andika Bhayangkari.

Baca Juga:  Oase Ketulusan di Hari yang Agung: Merajut Keberkahan Bersama Lendeng North Chapter

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan pesan yang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi agar nilai-nilai Pancasila terus hidup di hati setiap warga negara. Tema 2026 menekankan bahwa Pancasila menjadi pemersatu bangsa sekaligus fondasi perdamaian dunia, relevan menghadapi tantangan global melalui sikap berkeadaban, menjunjung persatuan, dan memperkuat kedamaian dalam keberagaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai rangkaian inti, kegiatan ditutup dengan laporan komandan upacara, penghormatan pasukan, dan foto bersama. Kapolres bersama jajaran menyampaikan pesan positif bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun dan jangkar moral bangsa, yang harus terus diwujudkan dalam langkah nyata—melindungi semua warga, mendorong persatuan, serta menolak intoleransi agar Indonesia semakin kokoh menghadapi masa depan.[ Humas Polres Metro Bekasi

Hasbuna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*DAMKARMATAN UPTD SELATAN TUAI APRESIASI BERKAT RESPONS CEPAT BNDU WARGA YANG TERKUNCI DI LUAR RUKO*
Siswa SMAN 1 Margahayu Tinggalkan Rumah, Keluarga Harap Ghilmi Segera Pulang Redaktur
Musdes Desa Sungai Pinang III Tahun Anggaran 2027
PERADI RAYA Serahkan Naskah RUU Advokat ke Komisi III DPR RI, JMI Dukung Penguatan Profesi Advokat
35 Siswa SD Negeri Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Olahan Telur Ditemukan Mengandung Bakteri E. coli Berlebih
Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Kabid TIK dan 13 Kapolres, Langkah Penyegaran Organisasi dan Peningkatan Pelayanan
Hadiri Pembinaan PPIU Jabar 2026, PT SKL Ciamis Tegaskan Komitmen Pelayanan Jamaah Sesuai Regulasi
Walikota Rasyid Bancin Tinjau Seleksi SNT 1 Subulussalam: Terbuka untuk Semua Kalangan dan Ditanggung Penuh Negara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:46 WIB

*DAMKARMATAN UPTD SELATAN TUAI APRESIASI BERKAT RESPONS CEPAT BNDU WARGA YANG TERKUNCI DI LUAR RUKO*

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:42 WIB

Siswa SMAN 1 Margahayu Tinggalkan Rumah, Keluarga Harap Ghilmi Segera Pulang Redaktur

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:11 WIB

Musdes Desa Sungai Pinang III Tahun Anggaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:53 WIB

PERADI RAYA Serahkan Naskah RUU Advokat ke Komisi III DPR RI, JMI Dukung Penguatan Profesi Advokat

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:32 WIB

35 Siswa SD Negeri Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Olahan Telur Ditemukan Mengandung Bakteri E. coli Berlebih

Berita Terbaru