MEMBANGUN RESILIENSI SEJAK DINI: SMPN 4 KOTA CIMAHI GELAR GLADI KESIAPSIAGAAN BENCANA SPAB

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
CIMAHI – Guna mewujudkan ekosistem pendidikan yang tangguh dan responsif terhadap berbagai potensi ancaman alam, SMP Negeri 4 Kota Cimahi sukses menyelenggarakan kegiatan Gladi Kesiapsiagaan Terhadap Bencana pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan besar ini merupakan wujud nyata implementasi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digalakkan untuk membangun budaya siaga di lingkungan pendidikan.

Simulasi yang bersifat edukatif dan komprehensif ini dirancang secara khusus untuk melatih kesiapan mental, ketahanan fisik, hingga kemampuan koordinasi taktis seluruh warga sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan—dalam merespons dan menghadapi situasi darurat secara nyata dan terukur.

Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Bersama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan pelaksanaan simulasi skala luas ini tidak lepas dari kerja sama dan kolaborasi apik yang dibangun pihak sekolah dengan berbagai instansi dan lembaga ahli terkait. Dalam kegiatan ini, SMPN 4 Kota Cimahi menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Lendeng Fast Rescue, Call to Action, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Pramuka Peduli, serta Puskesmas Kelurahan Melong.

Baca Juga:  BGN Wajibkan SPPG Publikasikan Menu dan Informasi Gizi Program MBG di Media Sosial

Keterlibatan berbagai elemen lintas sektor ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang nyata, akurat, dan mendalam kepada seluruh peserta mengenai alur evakuasi yang benar, teknik penyelamatan diri, hingga tata cara penanganan korban pasca-bencana secara profesional dan sesuai standar keselamatan.

Melalui kegiatan ini, sekolah berkomitmen tidak hanya membentuk siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membangun generasi yang tangguh, sigap, dan memiliki daya lenting (resiliensi) tinggi dalam menghadapi segala kemungkinan ancaman bencana di masa depan.

(Bob Hariawan – Kabiro Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ogan Ilir Pejabat Yang Tidak Menghadiri Pelantikan PWI Bukan Mitra
‎Desa Teluk Nibung Pulau Banyak Bakal Ditetapkan jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Camat Baleendah Lantik Yuyun Wahyu Setiaji Sebagai PJS Kepala Desa Bojong Malaka Menggantikan Almarhum Dedi Dermawan
Yuyun Wahyu Setiaji, S.M., M.M. Resmi Dilantik Jadi PJS Kepala Desa Bojong Malaka
Di Antara Kode dan Kebingungan: Manusia dan AI dalam Dunia Teknologi yang Terus Berkembang
Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi Larang anggotanya bergabung di Ormas, LSM, Forum.
BITUNG MEMANGGIL.! BIN – BAIS JANGAN TUNGGU BENCANA BARU TURUN KE TANDURUSA
LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Segera Tunjuk Pejabat Definitif
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Bupati Ogan Ilir Pejabat Yang Tidak Menghadiri Pelantikan PWI Bukan Mitra

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:44 WIB

‎Desa Teluk Nibung Pulau Banyak Bakal Ditetapkan jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 03:45 WIB

Camat Baleendah Lantik Yuyun Wahyu Setiaji Sebagai PJS Kepala Desa Bojong Malaka Menggantikan Almarhum Dedi Dermawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 03:34 WIB

Yuyun Wahyu Setiaji, S.M., M.M. Resmi Dilantik Jadi PJS Kepala Desa Bojong Malaka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi Larang anggotanya bergabung di Ormas, LSM, Forum.

Berita Terbaru