KECEWA BERAT! PELANGGAN KAGET HARGA TIDAK SESUAI PERKIRAAN SETELAH MAKAN DI RUMAH MAKAN GHIBRAN

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYAN TANJUNG KOMPAS1.ID
Pengalaman kurang menyenangkan dialami seorang pelanggan usai bersantap di Rumah Makan Ghibran, rumah makan masakan khas Padang yang berlokasi di Jalan Lintas Selatan, Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (19/5/2026).

Awalnya pelanggan datang untuk makan dengan santai seperti biasa. Namun suasana hatinya berubah drastis setelah selesai makan dan tiba saatnya melakukan pembayaran. Ia mengaku sangat terkejut karena jumlah harga yang harus dibayarkan ternyata jauh dari perkiraannya.

“Datang mau makan santai, pulangnya malah bikin kaget pas lihat total bayaran,” ungkap pelanggan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tidak adanya penjelasan yang jelas dan rinci mengenai harga setiap menu yang disajikan membuatnya merasa sangat kecewa. Ia pun berharap seluruh pengelola rumah makan dapat lebih terbuka dan transparan soal harga, agar pelanggan tidak merasa bingung, terkejut, atau merasa dirugikan setelah selesai menikmati hidangan.

Baca Juga:  Institusi Tercoreng: Tiga Polisi Jambi Dijerat Pelanggaran Berat Usai Diduga Biarkan Calon Polwan Diperk0sa

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha kuliner akan betapa krusialnya transparansi harga. Pelanggan tentu ingin menikmati makanan dengan nyaman dan tenang, tanpa harus merasa waswas atau khawatir saat tiba di meja kasir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau penjelasan resmi dari pihak pengelola Rumah Makan Ghibran terkait keluhan yang disampaikan pelanggan tersebut.

 

DDY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Sudah Saatnya Android Menaklukkan iPhone? Ini Fakta yang Perlu Dibahas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:23 WIB

‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:27 WIB

Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail

Berita Terbaru

Uncategorized

Permohonan Doa dari Korwil Bekasi dan Keluarga Besar Kompas1ID

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:17 WIB