Tinjau Jalan Singkil-Teluk Rumbia Bupati Minta Penanganan Darurat Jangan Pungut Biaya Dari Warga ‎

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
17 Mai 2026 Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mempercepat pemerataan infrastruktur kembali dibuktikan oleh Bupati H. Safriadi Oyon, SH. Di tengah hari libur, Minggu (17/05/2026), orang nomor satu di Bumi Syekh Abdur Rauf As-Singkili ini turun langsung meninjau kondisi jalan penghubung antara Desa Teluk Rumbia dan Rantau Gedang, Kecamatan Singkil.

‎Tidak datang sendiri, Bupati didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Singkil, H. Abdul Ali Karya, ST.

‎Kehadiran rombongan bupati tersebut bertujuan untuk melakukan asesmen teknis lapangan guna mencari solusi terbaik bagi akses vital yang menghubungkan dua desa strategis tersebut.

‎Kedatangan Bupati disambut hangat oleh Kepala Desa Teluk Rumbia, Pahrul Raji, Imam Masjid setempat Abdul Halim, serta sejumlah tokoh masyarakat.

‎Dalam tinjauan itu, Bupati mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluh kesah warga yang telah lama menunggu perbaikan akses transportasi mereka.

‎Bupati Safriadi Oyon mengungkapkan bahwa akses jalan menuju Teluk Rumbia telah lama menjadi perhatiannya.

‎Ia menegaskan bahwa penanganan fisik untuk ruas jalan tersebut telah masuk dalam rencana penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil tahun 2026.

‎Namun, fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.

‎Meski musim kemarau telah berlangsung, jalan tersebut masih sering tergenang air, menyulitkan mobilitas warga.

‎“Saat meninjau, saya langsung mendengar keluhan masyarakat.

‎Mereka menyampaikan permohonan agar akses ini segera ditangani. Ironisnya, meski sudah kemarau, jalan mereka tetap digenangi air,” ujar Bupati sambil memperhatikan kondisi tanah yang labil.

‎Mendengar hal tersebut, Bupati tidak membuang waktu. Ia langsung memberikan instruksi tegas kepada Plt. Kadis PUPR untuk melakukan penanganan darurat (emergency treatment) sebagai solusi sementara sebelum pekerjaan besar dilaksanakan melalui APBK.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan peringatan keras terkait potensi pungutan liar atau iuran paksa kepada masyarakat.

‎Ia mengapresiasi swadaya masyarakat yang telah berusaha memperbaiki jalan secara gotong royong, namun menegaskan bahwa tanggung jawab utama ada di pundak pemerintah.

‎“Jalan ini kalau saya perhatikan, sudah dikerjakan secara darurat oleh masyarakat.

‎Tapi Pak Geuchik (Kepala Desa), jangan coba-coba untuk mengutip biaya dari masyarakat ketika mereka melewati jalan ini.

‎Ini akan ditangani langsung oleh Pemerintah secara darurat,” tegas Bupati dengan nada serius namun melindungi kepentingan warga kecil.

‎Safriadi Oyon menutup kunjungannya dengan doa dan harapan agar kesehatan senantiasa diberikan kepadanya dan seluruh jajaran pemerintahan untuk terus membenahi infrastruktur Kabupaten Aceh Singkil demi kesejahteraan masyarakat.

‎“Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan untuk membenahi pembangunan di Kabupaten Aceh Singkil ini. Amin ya Rabbal Alamin,” tutupnya.

‎Langkah cepat Bupati ini diharapkan dapat menjadi oase bagi warga Teluk Rumbia dan Rantau Gedang, membuktikan bahwa pemerintah hadir tidak hanya di atas kertas, tetapi juga di tengah lumpur dan genangan air yang dihadapi rakyatnya sehari-hari.(SB)

Baca Juga:  Warga Kalimangis Kulon Geruduk Kantor Desa Tungtut Kuwu wahidi Mundur dari Jabatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solar Palsu Berbahan Limbah B3 Diduga Disuplai ke Industri di Jungkat, Publik Desak Aparat Bongkar Jaringan Mafia BBM Ilegal
Kodim 0412/LU Hadirkan Nilai Iman dalam Karya Bakti Satkowil Rehab Mushola An-Nur Desa Abung Jayo
“Jika Tak Mampu Tindak Gudang BBM Diduga Milik Farhan SKL, Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung Diminta Mundur dari Jabatan”
‎LMND Dorong Diskominfo Perkuat Perlindungan Digital di Aceh Singkil
*POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN NOBAR LIGA BRI SUPERLEAGUE PSM MAKASSAR VS PERSIB BANDUNG*
Ketetapan Resmi Pemerintah: Hari Raya Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menolak Noda di Balik Euforia Kemenangan
Satresnarkoba Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu, 31 Paket Siap Edar Berhasil Digagalkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 05:29 WIB

Solar Palsu Berbahan Limbah B3 Diduga Disuplai ke Industri di Jungkat, Publik Desak Aparat Bongkar Jaringan Mafia BBM Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 04:58 WIB

Kodim 0412/LU Hadirkan Nilai Iman dalam Karya Bakti Satkowil Rehab Mushola An-Nur Desa Abung Jayo

Senin, 18 Mei 2026 - 02:51 WIB

“Jika Tak Mampu Tindak Gudang BBM Diduga Milik Farhan SKL, Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung Diminta Mundur dari Jabatan”

Senin, 18 Mei 2026 - 01:32 WIB

Tinjau Jalan Singkil-Teluk Rumbia Bupati Minta Penanganan Darurat Jangan Pungut Biaya Dari Warga ‎

Senin, 18 Mei 2026 - 01:03 WIB

‎LMND Dorong Diskominfo Perkuat Perlindungan Digital di Aceh Singkil

Berita Terbaru