“Jika Tak Mampu Tindak Gudang BBM Diduga Milik Farhan SKL, Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung Diminta Mundur dari Jabatan”

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id BITUNG
Sulawesi Utara, Sorotan publik terhadap dugaan aktivitas BBM ilegal di Kota Bitung kembali memanas. Kali ini, desakan keras datang dari masyarakat yang meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap dua gudang yang diduga milik Farhan SKL di wilayah Matuari dan Madidir.

Publik mempertanyakan keseriusan penegakan hukum oleh jajaran Polres Bitung, karena hingga kini aktivitas yang diduga berkaitan dengan penimbunan dan distribusi BBM ilegal disebut masih terus berjalan tanpa tindakan tegas.

“Kalau memang Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung tidak mampu menindak dua gudang tersebut, lebih baik mundur dari jabatan. Negara tidak boleh kalah dengan mafia BBM,” tegas salah satu tokoh masyarakat yang meminta aparat pusat turun tangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menilai praktik dugaan mafia BBM di Bitung seolah kebal hukum. Bahkan, isu adanya dugaan beking kuat di belakang para pelaku makin memperbesar ketidakpercayaan publik terhadap proses penegakan hukum di daerah.

Baca Juga:  Ketua Umum Grib Jaya H. Hercules Akan Disambut di Rangkasbitung, Seba Baduy 2026 Makin Bergengsi

Desakan kini mengarah kepada Mabes Polri dan Bareskrim agar segera mengambil alih penanganan kasus dugaan mafia solar subsidi di Bitung. Warga meminta penyelidikan dilakukan secara terbuka dan profesional, termasuk mengusut aliran distribusi BBM, dokumen DO maupun faktur yang selama ini disebut-sebut digunakan sebagai tameng legalitas.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kalau memang ada pelanggaran, tangkap dan proses. Jangan biarkan masyarakat menilai aparat takut terhadap mafia BBM,” tambah warga lainnya.

Publik berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian dan tindakan nyata agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

(Noval/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Jalan Singkil-Teluk Rumbia Bupati Minta Penanganan Darurat Jangan Pungut Biaya Dari Warga ‎
‎LMND Dorong Diskominfo Perkuat Perlindungan Digital di Aceh Singkil
*POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN NOBAR LIGA BRI SUPERLEAGUE PSM MAKASSAR VS PERSIB BANDUNG*
Ketetapan Resmi Pemerintah: Hari Raya Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menolak Noda di Balik Euforia Kemenangan
Satresnarkoba Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu, 31 Paket Siap Edar Berhasil Digagalkan
Kerusuhan Usai Laga: Suporter PSM Turun ke Lapangan dan Bakar Kembang Api, Aksi Anarkis Cemarkan Kemenangan Persib
Persib Bandung Tekuk PSM Makassar 2-1, Kian Kokoh di Puncak Klasemen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 02:51 WIB

“Jika Tak Mampu Tindak Gudang BBM Diduga Milik Farhan SKL, Kapolres dan Kasat Reskrim Bitung Diminta Mundur dari Jabatan”

Senin, 18 Mei 2026 - 01:32 WIB

Tinjau Jalan Singkil-Teluk Rumbia Bupati Minta Penanganan Darurat Jangan Pungut Biaya Dari Warga ‎

Senin, 18 Mei 2026 - 01:03 WIB

‎LMND Dorong Diskominfo Perkuat Perlindungan Digital di Aceh Singkil

Senin, 18 Mei 2026 - 01:01 WIB

*POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN NOBAR LIGA BRI SUPERLEAGUE PSM MAKASSAR VS PERSIB BANDUNG*

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:38 WIB

Ketetapan Resmi Pemerintah: Hari Raya Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terbaru