Masyarakat Suhaid Menjerit: Sungai Tercemar Tambang Emas, Pasokan Air PDAM Terancam Diputus

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUHAID KOMPAS1.ID
– Rasa cemas dan jeritan keprihatinan melanda seluruh warga Kecamatan Suhaid. Di saat masyarakat sudah kesulitan berat mendapatkan sumber air bersih akibat pencemaran sungai yang diduga kuat disebabkan aktivitas tambang emas ilegal (PETI), kini ancaman baru kembali menghantui: aliran air bersih dari PDAM dikabarkan akan diputus karena adanya tunggakan pembayaran yang belum terselesaikan selama berbulan-bulan.

Situasi ini dinilai sangat ironis dan membebani warga. Dulu, aliran sungai di wilayah ini menjadi tumpuan utama kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya. Namun kini, kondisi sungai berubah drastis—air menjadi keruh, kotor, dan tidak lagi layak digunakan. Warga menuding hal ini murni dampak dari aktivitas pertambangan emas ilegal yang berjalan leluasa tanpa adanya pengawasan maupun penindakan tegas dari pihak berwenang selama ini.

Satu-satunya harapan masyarakat saat ini hanya tertuju pada pasokan air bersih dari PDAM. Namun harapan itu pun kini berada di ujung tanduk. Disebutkan bahwa tunggakan pembayaran layanan air sudah berlangsung sekitar empat bulan, dan hingga saat ini belum ada jalan keluar maupun penyelesaian jelas dari pihak pengelola maupun instansi terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama Henry dan rekan-rekannya selaku pihak pengelola layanan air bersih tersebut kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Warga mempertanyakan tanggung jawab dan kinerja pengelola, mengapa masalah ini dibiarkan berlarut-larut sementara kebutuhan dasar masyarakat terancam.

Baca Juga:  Libur Panjang, Kawah Putih Rancabali Dipadati Ribuan Wisatawan, Tetap Jadi Favorit Utama

“Persoalan ini bukan sekadar soal tunggakan uang, tapi ini soal nyawa dan kebutuhan hidup semua orang. Kalau air PDAM diputus juga, mau kami cari air bersih di mana? Sungai saja sudah rusak dan kotor akibat tambang,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa dan marah.

Warga mengaku telah berbondong-bondong mendatangi Kantor Polsek Suhaid untuk melaporkan kondisi ini serta meminta agar pihak pengelola dan pihak yang bertanggung jawab segera dipanggil dan dimintai keterangan. Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan, masyarakat mengaku belum melihat adanya tindakan nyata maupun kepastian yang mampu meredakan keresahan yang meluas.

Masyarakat menegaskan bahwa air bersih bukanlah barang mewah, melainkan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijaga dan diprioritaskan. Jika aliran air benar-benar diputus, dampaknya diprediksi tidak hanya berupa ketidaknyamanan, tetapi berisiko tinggi memicu masalah kesehatan, penurunan kebersihan lingkungan, hingga keresahan sosial yang bisa berujung pada gejolak masyarakat yang lebih besar.

Warga pun berharap keras agar pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak pengelola PDAM segera turun tangan, duduk bersama mencari solusi, dan tidak lagi membiarkan rakyat kecil menjadi korban dari masalah yang sama sekali bukan mereka ciptakan.

Reporter: Didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

•OPEN DONASI• ” PRAY FOR KALIMANTAN & NTT “
Jernihnya Air Landau Badai, Pesona Alam yang Mengajarkan Arti Menjaga Lingkungan
Kapolsek Tanjung Raja dan Kasi Intel Kejari Ogan Ilir Hadiri Lomba Perahu Bidar Tradisional Piala Gubernur Sumsel
MAHASISWA UNPAD SERAHKAN KAJIAN KEKERASAN APARAT KEPADA KAPOLDA JABAR, INI TANGGAPAN IRJEN PIPIT RISMANTO
Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses
PENGEROYOKAN WARTAWAN DI JALAN RAYA CIBUBUR PERMAI — MELANGGAR UU PERS & KUHP, PELAKU TERANCAM PIDANA BERLAPIS
Himpunan Mahasiswa Pelajar Aceh Singkil (HIMAPAS) Pertanyakan Urgensi Hingga Dugaan Konflik Kepentingan
🇮🇩 MERIAHKAN HUT RI KE-81, PJS DESA BOJONG MALAKA GELAR LOMBA MANCING MANIA DI KOLAM MILIK DESA
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:22 WIB

•OPEN DONASI• ” PRAY FOR KALIMANTAN & NTT “

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Jernihnya Air Landau Badai, Pesona Alam yang Mengajarkan Arti Menjaga Lingkungan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kapolsek Tanjung Raja dan Kasi Intel Kejari Ogan Ilir Hadiri Lomba Perahu Bidar Tradisional Piala Gubernur Sumsel

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:31 WIB

MAHASISWA UNPAD SERAHKAN KAJIAN KEKERASAN APARAT KEPADA KAPOLDA JABAR, INI TANGGAPAN IRJEN PIPIT RISMANTO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses

Berita Terbaru

Berita

•OPEN DONASI• ” PRAY FOR KALIMANTAN & NTT “

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:22 WIB

Berita

Krisna Alamsyah Serap Aspirasi Masyarakat melalui Reses

Sabtu, 22 Agu 2026 - 11:12 WIB