Pemprov Lampung Pastikan Infrastruktur dan SDM Siap, Dukung Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,- KOMPAS1.ID ||  Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, dalam peninjauan pelaksanaan Tes Ujian Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih di Aula Yayasan Al-Kautsar, Senin (04/05/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah memastikan proses pelaksanaan ujian berjalan tertib dan terorganisir dengan baik. Ia menjelaskan bahwa alur pelaksanaan telah dirancang secara sistematis, mulai dari registrasi hingga pelaksanaan ujian di setiap sesi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara teknis sudah kami lihat langsung. Sesi ketiga sedang berlangsung, sementara sesi keempat bersiap di ruang transit untuk registrasi. Alur ini didesain untuk memberikan kenyamanan bagi peserta, terutama generasi muda di bawah usia 35 tahun yang antusias mengikuti seleksi ini,” ujar Farida.

Farida juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleksi di Provinsi Lampung menjadi bagian dari peninjauan di tiga titik lokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Koperasi Merah Putih yang melibatkan berbagai pihak.

“Di Lampung ini ada tiga titik. Kami dari Kementerian Koperasi sebagai user memastikan seluruh persiapan berjalan lancar, ruangannya nyaman, dan fasilitasnya memadai agar peserta tidak terganggu saat mengerjakan ujian berbasis komputer,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kesiapan panitia dalam menyediakan fasilitas pendukung, seperti listrik, jaringan internet, serta ruang ujian yang nyaman dan berpendingin udara. Menurutnya, kesiapan teknis tersebut mencerminkan keseriusan dalam menyelenggarakan program strategis nasional ini.

Dalam aspek rekrutmen, Farida menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan menggunakan sistem yang telah teruji.

“Kami menggunakan sistem BKN yang sudah digunakan dalam rekrutmen CPNS selama lebih dari satu dekade. Hasil ujian langsung keluar, sehingga dipastikan tidak ada titipan. Dari sekitar 500 ribu pendaftar, akan dipilih 30 ribu yang terbaik,” tegasnya.

Baca Juga:  Singkil Tegaskan Komitmen Jadikan Pancasila Pondasi Perdamaian Dunia

Lebih lanjut, Farida menegaskan bahwa posisi manajer dalam Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran krusial. Seorang manajer dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, karena bertanggung jawab mengelola operasional koperasi sekaligus berkoordinasi dengan berbagai unsur di dalamnya, mulai dari pengurus, dewan pengawas, hingga anggota.

“Manajer harus mampu mengatur sistem manajerial, membawahi tim kerja, dan tetap berkoordinasi dengan seluruh entitas dalam koperasi. Selain itu, profesionalisme menjadi kunci karena ada target capaian yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa para manajer yang lolos seleksi harus siap ditempatkan di berbagai daerah sesuai kebutuhan program.

“Penempatannya bisa lintas daerah, dari Lampung ke provinsi lain. Karena itu, sejak awal peserta harus siap dengan konsekuensi tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pengawasan terhadap berbagai aspek pelaksanaan program, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga sumber daya manusia.

“Hari ini Lampung termasuk daerah yang cukup baik dan mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat karena dinilai cepat dan siap dalam mengimplementasikan program Koperasi Desa Merah Putih,” kata Jihan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam memahami sistem kerja koperasi, termasuk pola manajerial, kontrak kerja, serta kesiapan untuk ditempatkan di berbagai wilayah.

“Peserta harus benar-benar memahami sistem kerja dan siap ditempatkan di mana pun. Jangan sampai setelah lolos justru tidak siap, karena hal itu akan menghambat pelaksanaan program,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses seleksi manajer Koperasi Merah Putih dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap mendukung penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru