Sekda Jabar Sidak Tumpukan Sampah di Pasar Baleendah, Target Bersih dalam 3 Hari

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tumpukan sampah di Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Kamis, 30 April 2026. Kunjungan ini dilakukan setelah kondisi sampah yang menggunung mulai mengganggu aktivitas warga dan pedagang.

Di lokasi, Herman menyebut kondisi tersebut sudah menjadi “lautan sampah” dengan ketinggian mencapai sekitar 1 meter dan meluber hingga menutup sebagian besar jalan alternatif. Ia mengaku kesulitan memasuki area pasar karena badan jalan nyaris tidak dapat dilalui. Jika dibiarkan 1-2 hari lagi, akses jalan bisa lumpuh total, selain itu drainase tersumbat, muncul bau menyengat, dan berpotensi mencemari lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Atas instruksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Pemprov Jabar bersama Pemkab Bandung langsung mengerahkan alat berat ekskavator serta total 14 truk (3 dari provinsi, 11 dari kabupaten) untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Herman menargetkan penanganan selesai dalam waktu maksimal 3 hari, namun berupaya selesai dalam 2 hari.

Menurut penjelasan pihak terkait, penumpukan sampah terjadi karena pembatasan kuota pengangkutan dari DLH Kabupaten Bandung yang saat ini hanya 280 ton per hari, jauh di bawah kebutuhan normal yang bisa mencapai 430-1.000 ton per hari. Selain itu, ada juga masalah pembuangan sampah liar yang menambah beban di lokasi tersebut.

Herman memberikan catatan tegas kepada Pemkab Bandung dan pengelola pasar agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta meminta penanganan yang lebih teratur dan berkelanjutan. Sementara itu, Pemkab Bandung juga telah mengajukan permohonan penambahan kuota pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti menjadi 500 ton per hari agar masalah ini dapat teratasi secara lebih baik.

Kondisi ini juga mendapat keluhan dari warga dan pedagang yang merasa terganggu dengan bau busuk dan air limbah yang mengganggu aktivitas jual beli di pasar.*** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Subulussalam Kunjungi KADIN Jakarta, Tawarkan Potensi Pabrik Minyak Goreng dan Sektor Unggulan Daerah
Brimob Aceh Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Subulussalam
Gercep! Tim URC Polsek Baradatu Amankan Pelaku Curi Sepeda Motor di Dua TKP Berbeda
Amankan Lima Pemuda Diduga Mabuk dan Ugal-Ugalan, Polsek Cibatu Beri Pembinaan
SEMANGAT KEMERDEKAAN MELEDAK DI PONPES ABULYATAMA! SANTRI BERLAGA, TAWA DAN KEBERSAMAAN PECAH
Kawasan Pasanggrahan Panca Rasa: Wajah Baru Gedung Sate Resmi Dibuka Bertepatan HUT ke-81 RI
ANTISIPASI BALAP LIAR, POLSEK MARGAASIH SAMBANGI BENGKEL DI MEKARRAHAYU
Semarak Karnaval HUT ke-81 RI DALDUKPPA Gaungkan Semangat “Merdeka dari Kekerasan, Merdeka untuk Berdaya”
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Wali Kota Subulussalam Kunjungi KADIN Jakarta, Tawarkan Potensi Pabrik Minyak Goreng dan Sektor Unggulan Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Brimob Aceh Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Subulussalam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Gercep! Tim URC Polsek Baradatu Amankan Pelaku Curi Sepeda Motor di Dua TKP Berbeda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Amankan Lima Pemuda Diduga Mabuk dan Ugal-Ugalan, Polsek Cibatu Beri Pembinaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10 WIB

SEMANGAT KEMERDEKAAN MELEDAK DI PONPES ABULYATAMA! SANTRI BERLAGA, TAWA DAN KEBERSAMAAN PECAH

Berita Terbaru