Tokoh Pemuda Ji’o Tala’i Padusua Angkat Bicara, Minta Pemda Halbar Gelar Diskusi Terkait Proyek Geotermal

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Jailolo,
24 April 2026 — Tokoh pemuda Suku Sahu Ji’o Tala’i Padusua, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara angkat bicara terkait polemik Proyek Panas Bumi (Geotermal) yang terletak di kawasan hutan adat Telaga Rano Desa Goro Goro Kecamatan Sahu.

Rafy menjelaskan Bahwa, pihaknya tidak anti soal tambang, atau melarang infestor masuk ke tanah Halmahera Barat, tetapi pihaknya minta dihargai dan di hormati sebagai orang asing yang masuk di tanah kami.

“Kami tidak menolak pembangunan, tetapi jika pembangunan itu tidak mendengarkan suara kami maka kami tetap akan pertahankan,” ujar Rafi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Proyek geotermal berpotensi mengganggu sistem hidrologi, merusak lahan pertanian, dan mengancam kelestarian budaya kami, oleh karena itu kami menuntut adanya ruang diskusi yang jujur, di mana semua kekhawatiran dan aspirasi masyarakat didengar dan dipertimbangkan secara serius,” ujar perwakilan tokoh pemuda tersebut.

Baca Juga:  Jembatan Kiau Desa Nanga Ngeri Rusak Parah, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Rafi mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul, seperti risiko pencemaran air, penurunan produktivitas pertanian, serta gangguan terhadap ritual adat dan kearifan lokal yang masih lestari hingga saat ini. Selain itu, mereka menekankan pentingnya keterlibatan penuh dalam setiap tahap perencanaan dan pengambilan keputusan, sesuai dengan hak masyarakat adat yang diakui secara hukum.

“Intinya kita perlu ruang diskusi, sehingga yang menjadi kekhawatiran masyarakat bisa dijelaskan dalam forum tersebut, saya tegaskan diskusi ini nanti harus membuahkan solusi bukan menolak.” tegas rafy”

(Noval/Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta
Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT ke-80 Lampung Utara, Pemkab Apresiasi Dukungan Semua Elemen
Hujan Deras Mengguyur Desa, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
Banjir Terjang Silat Hulu, Jembatan Penghubung Desa Nanggeri–Landau Badai Lumpuh Total
Kekecewaan Putra Daerah: Izin Lapangan Ditolak, Acara Satu Dekade Graiders RX Akhirnya Dipindah ke Kota Bandung
Sinergitas TNI-Polri-Satpol PP dan Warga, Polsek Leuwimunding Evakuasi Selamat Wanita Depresi yang Terperosok di Dekat Sungai Ciburuy
Pemerintah Perkuat Kepercayaan Investor, Dorong Hilirisasi dan Deregulasi untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Pelaku Begal di Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Berhasil Diamankan Polisi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14 WIB

Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:40 WIB

Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT ke-80 Lampung Utara, Pemkab Apresiasi Dukungan Semua Elemen

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:46 WIB

Hujan Deras Mengguyur Desa, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:53 WIB

Banjir Terjang Silat Hulu, Jembatan Penghubung Desa Nanggeri–Landau Badai Lumpuh Total

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:03 WIB

Kekecewaan Putra Daerah: Izin Lapangan Ditolak, Acara Satu Dekade Graiders RX Akhirnya Dipindah ke Kota Bandung

Berita Terbaru