Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
KAPUAS HULU — Kondisi ruas jalan penghubung antara Desa Nanga Nyawa dan Desa Nanga Luan, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kini semakin memprihatinkan dan menjadi keluhan utama warga. Jalur vital tersebut rusak berat, berlubang, serta dipenuhi lumpur sehingga sangat sulit dilalui, terlebih saat memasuki musim hujan.

Bagi masyarakat setempat, jalan ini adalah satu-satunya akses utama untuk berbagai kebutuhan hidup: mulai dari menuju puskesmas atau rumah sakit, berangkat sekolah, hingga mengangkut hasil pertanian ke pasar maupun mendatangkan kebutuhan pokok. Namun hingga saat ini, perhatian dan penanganan serius terhadap kerusakan tersebut dinilai belum memadai.

Seorang warga menyampaikan bahwa kepedulian dan langkah nyata seharusnya datang dari dua pihak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah desa di kedua wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya Kepala Desa Nanga Nyawa dan Kepala Desa Nanga Luan lebih bersatu dan aktif memperjuangkan aspirasi kami. Jalan ini menyambungkan kehidupan kedua desa, sudah sepatutnya mereka bersama-sama menyampaikan kondisi nyata ini kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu agar segera ada solusi dan tindakan nyata,” ujar warga setempat.

Baca Juga:  *Ayah Kandung Gugat Empat Anak Soal Tanah Warisan" Publik Menunggu Hasil Putusan Dari PA Slawi*

Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tidak menunda lagi untuk turun langsung meninjau lokasi serta mengalokasikan anggaran demi pemugaran infrastruktur tersebut. Warga menegaskan bahwa pembangunan yang merata adalah hak seluruh rakyat, tak terkecuali mereka yang tinggal di wilayah pedalaman.

“Kami hanya menginginkan jalan yang layak, aman, dan nyaman dilalui. Sekarang kalau hujan turun, kendaraan tidak bisa lewat, ekonomi mati suri, bahkan akses pengobatan dan pendidikan pun terhambat. Jangan sampai keadilan pembangunan hanya ada di pusat saja,” tambahnya.

Melihat dampak kerusakan yang makin terasa, warga mendesak pemerintah segera merespons keluhan ini. Harapan besar digantungkan agar perbaikan jalan segera dilakukan demi mewujudkan konektivitas yang baik, mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Awak Media Kompas1ID dan Liputan6 ke Desa Semerantau, Wujud Komitmen Menghadirkan Informasi Akurat dari Pelosok Kapuas Hulu
WARGA DESAK PEMERINTAH, JALAN PENGHUBUNG NANGA NYAWA–NANGA LUAN RUSAK PARAH
Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas
Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Gotong Royong Bangun Masjid, Warga Desa Tanjung Emas Perkuat Semangat Kebersamaan
Merah Putih Serentak Berkibar Pemuda Desa Blok VI Baru Sulap Wajah Aceh Singkil Sambut HUT RI ke-81
Hadirnya Jembatan Dua Penghubung Bukti nyata Kepedulian Presiden Prabowo dan Pengabdian TNI untuk Rakyat
MUBES HIPMASIL Ke-X Sukses Digelar Amsyardin Maulana Putra dan Ali Kusuma Terpilih Secara Aklamasi Pimpin HIPMASIL Periode 2026–2028
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Kunjungan Awak Media Kompas1ID dan Liputan6 ke Desa Semerantau, Wujud Komitmen Menghadirkan Informasi Akurat dari Pelosok Kapuas Hulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WIB

WARGA DESAK PEMERINTAH, JALAN PENGHUBUNG NANGA NYAWA–NANGA LUAN RUSAK PARAH

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Berita Terbaru