Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – KOMPAS1.ID || Dugaan aksi perusakan tanaman milik warga kembali terjadi di kawasan tanah wilayat adat Kebuayan Belunguh, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa tersebut diduga menyasar kebun milik Dalom Heldan, Hasan Basri, Yanti, dan Akmaluddin.

Para korban merupakan warga Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kotaagung Timur, serta warga Kecamatan Semaka, Marga Way Kerap. Menurut warga, aksi perusakan tanaman di kawasan tanah adat tersebut telah terjadi berulang kali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan sumber di lokasi kejadian, kelompok yang diduga melakukan perusakan berjumlah lebih dari 30 orang dan diduga dipimpin oleh seseorang berinisial HL. Sumber menyebut HL mengaku sebagai Ketua Penanggulangan Konflik.

Masih menurut sumber tersebut, HL diduga menyampaikan ancaman kepada masyarakat dengan mengatakan, “Kami tunggu sampai hari Sabtu. Kalau tidak datang menghadap ketua kami (HM) pada waktu yang kami tentukan, bersiaplah menghadapi massa yang lebih banyak yang akan melakukan penyisiran di sepanjang lahan tanah adat tersebut.”

Baca Juga:  ‎Dua Dapur SPPG di Aceh Singkil Kembali Tak Beroperasi

Sumber juga mengklaim HL menantang warga untuk melaporkan aksi perusakan tersebut kepada aparat penegak hukum. Menurut sumber, HL menyatakan laporan tidak akan ditindaklanjuti secara serius karena peristiwa serupa, termasuk dugaan pembakaran rumah di lokasi, disebut telah beberapa kali terjadi.

Atas kejadian ini, masyarakat adat meminta Polres Tanggamus bertindak tegas dan profesional dalam menangani perkara tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum segera mengusut dugaan perusakan tanaman, mencegah terulangnya aksi serupa, serta memberikan perlindungan agar tidak kembali terjadi kerusakan maupun dugaan pembakaran di kawasan tanah wilayat adat Kebuayan Belunguh.

 

(Akmaluddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah
Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Gotong Royong Bangun Masjid, Warga Desa Tanjung Emas Perkuat Semangat Kebersamaan
Merah Putih Serentak Berkibar Pemuda Desa Blok VI Baru Sulap Wajah Aceh Singkil Sambut HUT RI ke-81
Hadirnya Jembatan Dua Penghubung Bukti nyata Kepedulian Presiden Prabowo dan Pengabdian TNI untuk Rakyat
MUBES HIPMASIL Ke-X Sukses Digelar Amsyardin Maulana Putra dan Ali Kusuma Terpilih Secara Aklamasi Pimpin HIPMASIL Periode 2026–2028
Polres Garut Tingkatkan Pengawasan Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Terindikasi Gunakan Narkoba dan Puluhan Miras Berhasil Diamankan
BGN Hentikan Sementara Dapur SPPG Karangturi Semarang Pasca 707 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penghubung Nanga Nyawa–Nanga Luan yang Rusak Parah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Diduga Kembali Terjadi Perusakan Tanaman di Tanah Wilayat Adat Kebuayan Belunguh, Masyarakat Minta Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Banteng Garut Mulai Mengamuk! PDIP Bidik Hingga 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Gotong Royong Bangun Masjid, Warga Desa Tanjung Emas Perkuat Semangat Kebersamaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Merah Putih Serentak Berkibar Pemuda Desa Blok VI Baru Sulap Wajah Aceh Singkil Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru