Kompas, 1 id,
SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dua Jhoni Ariza, S.STP., M.Si., resmi membuka kegiatan bertajuk “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia Melalui Implementasi Penguatan Pendidikan Hak Asasi Manusia (P5HAM)”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung LPSE Sekretariat Daerah Kota Subulussalam, Senin (3/8/2026).
Dalam amanatnya mewakili Wali Kota Subulussalam, Dua Jhoni Ariza menyampaikan bahwa kesadaran akan hak asasi manusia merupakan pondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang adil, tertib, dan sejahtera. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata agar seluruh lapisan masyarakat memahami hak dan kewajiban masing-masing, sehingga tercipta harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Ayub, SH., M.H. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Perhubungan Kota Subulussalam, Sairun, S.Ag., M.Si., serta Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh, Bukhari, SH.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dipandu oleh Ketua DPD Partai NasDem Kota Subulussalam, Jaminudin B.S., S.Pd.I., M.Si. Turut hadir Anggota DPRK Kota Subulussalam dari Fraksi Partai NasDem, Alimsyah, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga perwakilan lembaga kemasyarakatan lainnya.
Dalam pemaparannya, Muslim Ayub menjelaskan bahwa implementasi P5HAM harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di lingkungan pemerintahan, melainkan juga di lingkungan pendidikan, adat, hingga kehidupan sehari-hari. “Hak asasi manusia harus menjadi budaya, bukan sekadar ketentuan di atas kertas. Semua pihak berperan untuk menjamin hak setiap orang tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penyamaan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam melindungi, menghormati, dan memenuhi hak asasi manusia di tanah Sadakata.(Ramona)














