VATICAN, Suara Hati dari Takhta Suci

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Paus Leo XIV mengeluarkan pernyataan tegas di tengah memburuknya krisis kemanusiaan di seluruh dunia, yang kerap terdesak oleh pertimbangan dan persaingan geopolitik. Beliau menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan politik yang tidak berlandaskan pada nilai kemanusiaan adalah hal yang tidak bermoral dan tidak memiliki makna hakiki. 24 /04/2026

Pokok-pokok pernyataan:

krisis identitas dalam kebijakan publik
Saat ini, data dan angka statistik sering kali membuat orang lupa akan penderitaan nyata yang dialami individu. Dalam pengambilan keputusan, seperti keterlibatan dalam peperangan atau penerapan kebijakan ekonomi yang berat, nasib dan nyawa masyarakat biasa kerap dianggap sebagai dampak sampingan yang wajar atau biaya yang harus ditanggung demi meraih kekuasaan. Paus menegaskan, “Negara bukan sekadar sistem administrasi belaka, tetapi lembaga yang memiliki tanggung jawab suci untuk melindungi dan memelihara kehidupan setiap orang yang ada di dalamnya.”
– Menolak memandang manusia sebagai barang dagangan
Paus mengecam praktik di mana nyawa dan martabat manusia dijadikan alat tawar-menawar dalam hubungan antarnegara. Beliau mengingatkan bahwa:- Nilai dan martabat manusia melekat pada diri setiap orang sebagai karunia Sang Pencipta, bukan sesuatu yang diberikan atau bisa dicabut oleh pemerintah.
– Upaya mewujudkan keadilan sosial tidak boleh hanya didasarkan pada keinginan untuk mendapatkan dukungan politik atau popularitas sesaat.
– Kebijakan yang melibatkan dan memberi ruang bagi seluruh lapisan masyarakat adalah satu-satunya cara agar kelompok yang lemah tidak terpinggirkan dan terabaikan.

Dalam bagian analisis yang disusun oleh Bob Hariawan dari Kantor Berita Kota Bandung, dijelaskan pula bahwa hal ini menekankan pentingnya menjaga konsistensi nilai-nilai moral dalam setiap perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Apakah Anda ingin saya mengembangkan bagian analisisnya lebih lanjut, atau membuat versi tulisan ini dengan gaya bahasa yang berbeda sesuai kebutuhan?

 

Pewarta  Bob hariawan

Kabiro kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RESPON CEPAT LAYANAN 110, POLRES WAY KANAN DATANGI TKP KEBAKARAN RUMAH WARGA
Satreskrim Polres Way Kanan Ungkap Kasus Persetubuhan terhadap Anak, Tersangka Ayah Tiri Diamankan
Dishub Keluarkan Aturan Penutupan Jalan untuk Acara Hajatan
*RAPAT KONSOLIDASI DAN KONSULTASI DEWAN PIMPINAN DAERAH (DPD) LEMBAGA SENI DAN QASIDAH INDONESIA (LASQI) KABUPATEN GARUT DAN DEWAN PIMPINAN WILAYAH PROVINSI JAWA BARAT*
Wakil Bupati Pesawaran Ajak Mahasiswa Menjadi Pemimpin Adaptif, Berintegritas, dan Berdampak
Polres Garut Ungkap Kasus Pengeroyokan Viral di Tarogong Kaler, Berawal dari Knalpot Brong
GANGGUAN KAMTIBMAS, POLSEK MARGAASIH GENCAR GELAR OPERASI PEKAT
Satuan Tugas Mengungkap Tantangan Dapur MBG di Aceh: Singkil Memenuhi Standar Kebersihan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:16 WIB

RESPON CEPAT LAYANAN 110, POLRES WAY KANAN DATANGI TKP KEBAKARAN RUMAH WARGA

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:03 WIB

Satreskrim Polres Way Kanan Ungkap Kasus Persetubuhan terhadap Anak, Tersangka Ayah Tiri Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Dishub Keluarkan Aturan Penutupan Jalan untuk Acara Hajatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Wakil Bupati Pesawaran Ajak Mahasiswa Menjadi Pemimpin Adaptif, Berintegritas, dan Berdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

Polres Garut Ungkap Kasus Pengeroyokan Viral di Tarogong Kaler, Berawal dari Knalpot Brong

Berita Terbaru

Uncategorized

Warga Singkil Sulap Pekarangan Rumah Jadi Lahan Pertanian Padi

Minggu, 9 Agu 2026 - 01:44 WIB