Wamendagri Sidak Mendadak: Bandar Lampung Disiapkan Jadi Role Model Transformasi Kerja ASN

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menggelar inspeksi mendadak ke Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Jumat (10/4). Sidak ini bertujuan menilai langsung pelaksanaan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara, khususnya penerapan sistem kerja fleksibel berbasis lokasi atau work from home (WFH).

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut mendampingi dalam kunjungan yang berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya itu.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahan tegasnya, Wiyagus menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah diwajibkan mengadopsi skema kerja kombinasi—work from office (WFO) dan WFH—untuk mendorong efisiensi birokrasi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.

“Saya ditugaskan Bapak Menteri untuk memastikan kebijakan ini berjalan. Monitoring dan evaluasinya harus nyata, bukan hanya laporan di atas kertas,” ujarnya.

Wiyagus mengapresiasi kesiapan Pemkot Bandar Lampung dalam menjaga stabilitas layanan publik meski sebagian ASN bekerja dari rumah. Ia menyebut Mal Pelayanan Publik sebagai contoh baik, karena seluruh loket tetap beroperasi normal tanpa pengurangan layanan.

“Tidak ada layanan yang dikurangi. Masyarakat tetap terlayani dengan baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, sektor-sektor yang menyangkut keselamatan warga—mulai dari layanan kesehatan, pemadam kebakaran hingga unit kedaruratan—tetap beroperasi penuh dan tidak boleh terdampak oleh kebijakan kerja fleksibel.

Baca Juga:  Gibran Gaspol Pengembangan Bandara Nabire, Konektivitas Papua Tengah Dikebut

Menurut Wamen, penerapan WFH bukan sekadar memberikan fleksibilitas bagi ASN, tetapi merupakan bagian dari transformasi besar yang tengah didorong pemerintah pusat.

Fokus kebijakan ini mencakup peningkatan efisiensi kerja ASN, optimalisasi pelayanan publik, serta percepatan digitalisasi pemerintahan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Transformasi ini tidak bisa ditunda. Kita harus mempercepat adaptasinya,” tegas Wiyagus.
Ke depan, pemerintah pusat akan melakukan evaluasi berkala, termasuk menilai dampak penghematan energi dan penggunaan aset daerah seperti kendaraan dinas.

Dari hasil sidak tersebut, Bandar Lampung dinilai cukup siap menjadi salah satu daerah percontohan penerapan sistem kerja fleksibel bagi pemerintah daerah.

Wali Kota Eva Dwiana mengakui bahwa sidak tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan. Meski begitu, ia menilai kunjungan Wamendagri sebagai momentum penting untuk mengevaluasi kinerja jajarannya.

“Alhamdulillah, ini menjadi bahan evaluasi besar untuk kami. Terima kasih kepada Pak Wamen atas perhatiannya,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Bandar Lampung menerapkan WFH kepada sekitar 20 persen ASN. Namun jumlah itu akan ditingkatkan secara bertahap.

“Minggu depan akan kami evaluasi kembali. Target kami, penerapannya bisa mencapai 50 persen sesuai arahan pemerintah pusat,” kata Eva menutup.

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pramuka ke-65, Kang Edo Apresiasi Gerakan KDM Perkuat Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Obat Terlarang
URC RESMOB POLRES TOMOHON INTENSIFKAN PATROLI JAM RAWAN, SASAR TITIK ATM DAN ANTISIPASI SAJAM
Sempat Todongkan Pisau ke Remaja, Pelaku Curas Rp50 Juta di Way Tuba Diringkus Polisi
Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama
Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter
CEGAH KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI CEK KOS-KOSAN DI DESA NANJUNG
Fantastis Aggaran Internet kominfo Ogan Ilir Tak Sesuai Sirup
Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat untuk Cegah Kejahatan Keuangan Digital
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hari Pramuka ke-65, Kang Edo Apresiasi Gerakan KDM Perkuat Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Obat Terlarang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:55 WIB

URC RESMOB POLRES TOMOHON INTENSIFKAN PATROLI JAM RAWAN, SASAR TITIK ATM DAN ANTISIPASI SAJAM

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Sempat Todongkan Pisau ke Remaja, Pelaku Curas Rp50 Juta di Way Tuba Diringkus Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter

Berita Terbaru