Kapolri Diminta Evaluasi dan Mutasi.!! Kapolres Minut – Bitung Dinilai Tak Mampu Tindak Gudang Solar, Publik Geram

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Sulawesi Utara —
Minut, Bitung. Gelombang desakan publik terhadap pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia kian menguat. Jendral Polis Drs, Listyo Sigit Prabowo diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh hingga mutasi terhadap jajaran di daerah, khususnya Kapolres Minahasa Utara dan Kapolres Bitung beserta Kasat Reskrim.

Desakan ini muncul menyusul belum adanya tindakan tegas terhadap dugaan aktivitas gudang solar di Kema 1 Jaga 8 (Minahasa Utara) serta di Kelurahan Sagrat, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Kedua lokasi tersebut disebut-sebut milik pihak yang dikenal sebagai “bigbos” Frenli dan Renaldi.

Publik mempertanyakan kinerja aparat di wilayah hukum masing-masing karena hingga kini belum terlihat langkah konkret seperti pemasangan police line maupun penindakan hukum yang jelas. Kondisi ini memunculkan persepsi kuat adanya pembiaran terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika Kapolres dan Kasat Reskrim tidak mampu bertindak, maka Kapolri harus segera evaluasi dan lakukan mutasi. Penegakan hukum tidak boleh mandek di lapangan,” demikian suara keras yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga:  BANJIR DI NANGA NUAR: MUSIBAH YANG MELUMPUHKAN AKTIVITAS, NAMUN MENJADI “REJEKI DADAKAN” BAGI SEBAGIAN PEMUDA

Dugaan penimbunan dan distribusi ilegal BBM bersubsidi seperti solar bukan persoalan sepele. Selain merugikan negara, praktik ini juga berdampak langsung pada kelangkaan BBM bagi nelayan dan masyarakat kecil.

Secara hukum, penyalahgunaan BBM subsidi dapat dijerat dengan ketentuan pidana dalam UU Migas serta aturan turunannya, dengan ancaman pidana penjara dan denda yang berat. Oleh karena itu, aparat penegak hukum dituntut untuk bertindak cepat, transparan, dan tanpa tebang pilih.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Mabes Polri: apakah akan ada tindakan nyata berupa evaluasi dan mutasi, atau justru dugaan ini kembali menguap tanpa kejelasan?

Pesan publik tegas: jika hukum tidak ditegakkan di daerah, maka pimpinan pusat wajib turun tangan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik ilegal yang merugikan rakyat.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Bojong Menteng Lakukan Perawatan Jalan Inspeksi D.I. Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Cisangu Bawah
SERIBU PEMUDA KIBARKAN BENDERA 10×5 METER DI KAKI GUNUNG LALAKON DI BUKA OLEH CAMAT KUTAWARINGIN
Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat
HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA
Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi
PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Warga Bojong Menteng Lakukan Perawatan Jalan Inspeksi D.I. Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Cisangu Bawah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:53 WIB

SERIBU PEMUDA KIBARKAN BENDERA 10×5 METER DI KAKI GUNUNG LALAKON DI BUKA OLEH CAMAT KUTAWARINGIN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:39 WIB

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG

Berita Terbaru