Kompas1.id
Ketegangan di Lebanon mencapai titik serius. Panglima TNI, Agus Subiyanto, mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian untuk segera masuk bunker dan menghentikan seluruh aktivitas di luar markas.
Perintah ini disampaikan langsung melalui sambungan video kepada Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon, menyusul situasi keamanan yang semakin tidak menentu.
“Masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi keluar,” tegas Agus.
Instruksi tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur dalam insiden ledakan di wilayah konflik, menandakan kondisi di lapangan semakin berbahaya.
Meski berada dalam tekanan tinggi, Panglima tetap meminta seluruh pasukan menjaga moral dan semangat tempur. Ia menekankan pentingnya pengamanan internal sambil menunggu situasi kembali kondusif.
Komandan Satgas pun memastikan seluruh jajarannya siap menjalankan perintah tanpa pengecualian.
Di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat di Lebanon selatan, langkah ini menjadi sinyal bahwa keselamatan prajurit kini menjadi prioritas utama.









