Polres Cimahi.Kompas1.Id.
Kapolsek Margaasih Polres Cimahi *Kompol Bony Yuniar AA.,S.IP., M.H.* menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan *Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027* di Aula SMAN 1 Margaasih.
Kegiatan berlangsung pada *Selasa, 26 Mei 2026 pukul 09.00 WIB* di Jl. Terusan Taman Kopo Indah 3, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Acara dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Margaasih *Cucu Iman,S.Pd., M.M.*
Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat dan pihak terkait mengenai prosedur, jadwal, serta mekanisme pendaftaran sekolah. Tujuannya agar proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan tidak terjadi kekeliruan data dari pihak orang tua maupun sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan tersebut:
Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar AA., S.IP., M.H. Kepala SMAN 1 Margaasih Cucu Iman, http://S.Pd., M.M.. Wakasek SMAN 1 Margaasih diwakili guru bidang studi. Kades Mekarrahayu H. Iip Saripulloh. Pengawas Pembina SMAN 1 Margaasih Drs. H. Nana Supriatna,M.Pd. Perwakilan warga RW 03 Desa Mekarrahayu ± 8 orang.
*Dalam sambutannya, Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar menyampaikan:*
> “Polri berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang bersih dan berintegritas. Ini langkah penting untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran, termasuk kecurangan, percaloan, pungutan liar, serta penyebaran berita hoaks dalam proses penerimaan siswa baru.”
>
> “Proses SPMB sudah diatur secara transparan oleh pemerintah. Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Laporkan segera ke sekolah atau ke Polsek jika menemukan indikasi pelanggaran.”
>
> “Kami akan terus bersinergi dengan sekolah-sekolah di wilayah hukum Polsek Margaasih. Patroli dan pengamanan akan ditingkatkan selama masa pendaftaran SPMB untuk mencegah gangguan kamtibmas.”
>
> “Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkualitas. Karena itu sinergi pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan aparat penegak hukum sangat penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang sehat dan terpercaya.”
Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mendapat respon positif dari para peserta yang hadir.***(Hida Linggaraja)
> *Kerja Keras*
> *Kerja Cerdas*
> *Kerja Ikhlas*














