Penyuap Bupati Bekasi, Sarjan, Divonis 3 Tahun 3 Bulan Penjara

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Vonis Lebih Berat Satu Tahun Dibanding Tuntutan Jaksa

BANDUNG, 26 MEI 2026 – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis tiga tahun dan tiga bulan penjara kepada Sarjan, tersangka yang terbukti memberikan suap kepada Bupati Bekasi periode 2021–2025, Ade Kuswara Kunang. Putusan dibacakan Hakim Ketua Saputra dalam sidang pembacaan putusan, Senin (18/5) lalu.

Selain pidana penjara, majelis hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp150 juta. Jika denda tidak dilunasi dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka seluruh kekayaan dan aset milik Sarjan akan disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi kewajiban pembayaran tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menyatakan terdakwa Sarjan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan kedua. Menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun dan tiga bulan,” tegas Saputra saat membacakan amar putusan.

Majelis hakim menilai perbuatan Sarjan telah melanggar Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi beserta perubahannya dalam UU No. 20 Tahun 2001, juncto Pasal 127 Ayat (1) dan Pasal 618 UU No. 1 Tahun 2023.

Baca Juga:  Cek Langsung Proyek, Dedi Mulyadi Soroti Takaran Semen Hingga Hak BPJS Pekerja

Keputusan hakim ini tercatat lebih berat dibandingkan tuntutan yang diajarkan Jaksa Penuntut Umum dari KPK. Sebelumnya, jaksa hanya menuntut pidana dua tahun tiga bulan penjara dan denda senilai Rp150 juta. Majelis menilai pertimbangan hukum dan fakta persidangan menunjukkan perlunya sanksi yang lebih tegas agar memiliki efek jera.

Berdasarkan dakwaan yang terbukti di persidangan, Sarjan terbukti menyuap Ade Kuswara Kunang dengan total nilai mencapai Rp11,4 miliar. Uang tersebut diserahkan secara bertahap, mulai dari masa persiapan pelantikan Ade sebagai Bupati Bekasi hingga saat ia sudah aktif menjabat kepala daerah.

Sebagai imbalan atas pemberian uang tersebut, Sarjan mendapatkan kemudahan dan jaminan kemenangan dalam pengadaan barang dan jasa di lima dinas lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Total nilai proyek yang berhasil digenggam terdakwa mencapai angka Rp107,5 miliar.

Kasus ini menjadi salah satu sorotan utama dalam penegakan hukum korupsi di Jawa Barat, di mana praktik aliran uang dalam jabatan terbukti merugikan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah terdakwa atau penasihat hukumnya akan mengajukan upaya hukum banding.*** Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SUPER CAMP 2026 RESMI DIBUKA, 166 SANTRI PONDOK PESANTREN AL-IHYA LEMBANG IKUTI LDKS DAN KHUTBATUL ARSY
Mengasah Ketangguhan dan Wawasan Lewat “Ngopi Bareng Sambil Edukasi Bersama LFR”
Dedi Mulyadi Kunjungi Korban Ledakan di Purwakarta, Angkat Anak Almarhum Jadi Anak Asuh
Komisi I DPRD Purworejo Terima Audiensi DPD IWO Indonesia Kabupaten Purworejo , Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
Wagub Jabar Erwan Setiawan Ancam Pecat ASN yang Terlibat LGBT
*POLISI MASUK SEKOLAH: BHABINKAMTIBMAS MEKARRAHAYU BEKALI SISWA BARU MTs USWATUN HASANAH SOAL DISIPLIN DAN ANTI-BULLYING*
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Tegas: Kabel Udara Ilegal Langsung Dipotong, Semua Akan Dialihkan ke Bawah Tanah
Polsek Cikarang Selatan Ungkap Dugaan Pencurian di Gudang Kawasan Industri
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:56 WIB

SUPER CAMP 2026 RESMI DIBUKA, 166 SANTRI PONDOK PESANTREN AL-IHYA LEMBANG IKUTI LDKS DAN KHUTBATUL ARSY

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:56 WIB

Mengasah Ketangguhan dan Wawasan Lewat “Ngopi Bareng Sambil Edukasi Bersama LFR”

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:01 WIB

Komisi I DPRD Purworejo Terima Audiensi DPD IWO Indonesia Kabupaten Purworejo , Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:54 WIB

Wagub Jabar Erwan Setiawan Ancam Pecat ASN yang Terlibat LGBT

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:47 WIB

*POLISI MASUK SEKOLAH: BHABINKAMTIBMAS MEKARRAHAYU BEKALI SISWA BARU MTs USWATUN HASANAH SOAL DISIPLIN DAN ANTI-BULLYING*

Berita Terbaru

Uncategorized

Kriminalitas Malam Meningkat di Bandung, Polrestabes Perketat Patroli

Kamis, 16 Jul 2026 - 02:51 WIB