Solidaritas Dayak Menggema: Sintang Jadi Panggung Seruan Kedaulatan Adat

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang – KOMPAS1.id || Semangat kebersamaan terasa kuat dalam aksi masyarakat Dayak yang digelar di Sintang, Kalimantan Barat. Puluhan warga tampak berkumpul mengelilingi sebuah kendaraan terbuka yang dijadikan panggung orasi—tempat para tokoh menyuarakan aspirasi mereka dengan penuh keyakinan.

Dengan mengenakan atribut khas seperti ikat kepala dan pakaian bernuansa merah, massa menunjukkan identitas budaya yang teguh sekaligus simbol persatuan.

Aksi ini menjadi potret nyata menguatnya solidaritas masyarakat adat dalam memperjuangkan hak serta martabat di tanah leluhur mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasi yang disampaikan, para tokoh menegaskan bahwa masyarakat Dayak tidak lagi ingin dipandang sebelah mata.Tantangan yang mereka hadapi kini bukan lagi kolonialisme asing seperti pada masa penjajahan Belanda atau Jepang, melainkan bentuk tekanan baru yang datang melalui kekuatan ekonomi modern.

“Dulu kita dijajah bangsa asing. Sekarang kita menghadapi penjajahan baru. Kita tidak ingin hanya jadi penonton di tanah sendiri. Kita ingin menjadi tuan di negeri kita sendiri,” tegas salah satu orator di hadapan massa.

Baca Juga:  ‎DEMA Cup Barsela season 1 2026 Resmi Ditutup: Apresiasi kepada Seluruh Peserta, Pemenang, dan Evaluasi bagi Pihak Kampus

Seruan itu juga ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah adat agar lebih menghormati hak-hak masyarakat Dayak serta memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari setiap aktivitas. Mereka berharap adanya keadilan dan keseimbangan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Aksi ini sekaligus menjadi ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat Dayak untuk tetap bersatu dan tidak terpecah. Persatuan dianggap sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, maupun budaya di masa mendatang.

Para tokoh adat turut mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta warisan leluhur. Tanah adat, ditegaskan mereka, bukan sekadar wilayah, tetapi bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat Dayak yang harus dilindungi bersama.

Dengan semangat persatuan yang menggema di Sintang, masyarakat Dayak menunjukkan kesiapan untuk berdiri tegak, memperjuangkan hak, serta menjaga kehormatan sebagai pemilik sah tanah leluhur. Aksi ini menjadi penanda bahwa dari kebersamaan, harapan akan masa depan yang adil, bermartabat, dan sejahtera dapat diraih.

 

 

Reporter: didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembatasan Aliran Listrik di Kalimantan Barat Akibat Gangguan PLTU
Ibu Rumah Tangga Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Palabuhanratu
Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan
‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:17 WIB

Pembatasan Aliran Listrik di Kalimantan Barat Akibat Gangguan PLTU

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:13 WIB

Ibu Rumah Tangga Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Palabuhanratu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:31 WIB

‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Berita Terbaru