Metode ISLAH dalam Pemanenan Air Hujan Sangat Sederhana,Pemda Wajib Mempasilitasi

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Mojokerto.Jatim.Kompas1.id
Meriahnya Pameran Kebencanaan dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana diramaikan pengunjung dari berbagai daerah.

Mengamati mengunjungi hingga menikmati sajian air hujan yang disediakan Banyu Bening, juga berdiskusi bagaimana air hujan sampai bisa diminum apalagi menjadi tolok ukur keberhasilan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi untuk jangka panjang.

pada peran pameran kebencanaan hari ini

Stand pameran banyu bening mendapat kehormatan dikunjungi oleh Andre Notohamijoyo selaku Asisten Deputi Pengurangan
Risiko Bencana Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial di Kementerian PMK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Andre Paradigma yang Salah Terkait Air Hujan, Masyarakat di Indonesia umumnya memiliki kesadaran kolektif yang rendah terkait pemanfaatan air hujan. Hujan selalu disosialisasikan sebagai ancaman yang memerlukan antisipasi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, bukan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan.

Kontradiksi Masalah Air di Indonesia:
Terjadi banjir saat musim hujan, namun di sisi lain kekeringan dan kekurangan air bersih saat musim kemarau. Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia memiliki curah hujan tinggi, pemanfaatannya belum optimal. Masalah lain seperti penyedotan air tanah berlebihan dan kekurangan pasokan air bersih dari PDAM/PAM semakin memperparah kondisi.

pentingnya Pemanfaatan Air Hujan:

Masyarakat belum memahami cara membuat sumur resapan atau penampungan air hujan yang efektif di tempat tinggal mereka.
Padahal, teknologi sistem “lumbung air hujan” sudah tersedia dan tidak sulit untuk diterapkan oleh masyarakat.
Pemanfaatan air hujan sangat relevan untuk mengatasi masalah air bersih, terutama di daerah rawan kekeringan, bahkan setelah 80 tahun kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  Reuni Akbar Alumni SMPN 1 Karangpawitan 1975–2020 Berlangsung Meriah, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi

Tantangan dan Solusi:
Pembangunan pemahaman masyarakat secara holistik sangat dibutuhkan untuk mencegah masalah air terus berulang.
Urbanisasi yang masif semakin menekan daya dukung lingkungan di perkotaan dan memperburuk masalah pasokan air bersih.
Pemanfaatan air hujan selaras dengan upaya penguatan pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan ekologi, ekonomi, dan sosial budaya.

Terkait metode ISLAH (Sistem Instalasi Lumbung Air Hujan) yang dimiliki dan sedang di kembangkan oleh Banyu Bening dalam bisa dipasilitasi oleh Pemerintah Daerah, Andre menyampaikan :
Peran Pemerintah Daerah:
Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memahami dan mengatasi masalah ini, yang sebenarnya tidak rumit. Hambatan utama seringkali datang dari aspek administrasi dan birokrasi, yang menghalangi perluasan gerakan panen air hujan di masyarakat. Metode sederhana berbasis rumah tangga, seperti yang dikembangkan oleh Banyu Bening, dapat dengan mudah diimplementasikan oleh masyarakat.

Diperlukan penguatan diseminasi dan edukasi secara berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk mendorong implementasi panen air hujan.

Founder Banyu Bening, Sri Wahyuningsih, S.Ag biasa disapa Yu Ning, menyampaikan:

Kami terus berupaya kebermanfaatan metode Air Hujan yaitu ISLAH (Instalasi Lumbung Air Hujan) juga bisa dirasakan di setiap daerah di Indonesia.

Bulan PRB tahun 2025, Tangguh Rek!!

@Andisuka_2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Ciptakan Generasi Sehat Melalui Imunisasi Pesawaran Hadirkan Edukasi Bersama Kemenkes RI
Dalam Sehari, Polres Way Kanan Bekuk Pelaku Tindak Pidana Penipuan, Narkotika Hingga Tambang Illegal
Antisipasi Rawan Kecelakaan, AMPAS Desak PEMKAB Aceh Singkil Segera Ambil Tindakan Nyata
Bupati Monadi Resmi Tunjuk Maya Novefri sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci
TANGGAPI VIDEO VIRAL DUGAAN PEMERASAN, KASAT RESNARKOBA POLRES METRO BEKASI BERIKAN KLARIFIKASI RESMI
KASAT RESNARKOBA BANTAH DUGAAN PEMERASAN UANG, JELASKAN PROSEDUR REHABILITASI SESUAI ATURAN
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif
Wali Kota Subulussalam Sambut Jamaah Haji di Makkah , Ada Petugas PPIH Asal Singkil Subulussalam
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:08 WIB

Komitmen Ciptakan Generasi Sehat Melalui Imunisasi Pesawaran Hadirkan Edukasi Bersama Kemenkes RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:38 WIB

Dalam Sehari, Polres Way Kanan Bekuk Pelaku Tindak Pidana Penipuan, Narkotika Hingga Tambang Illegal

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:34 WIB

Antisipasi Rawan Kecelakaan, AMPAS Desak PEMKAB Aceh Singkil Segera Ambil Tindakan Nyata

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:14 WIB

TANGGAPI VIDEO VIRAL DUGAAN PEMERASAN, KASAT RESNARKOBA POLRES METRO BEKASI BERIKAN KLARIFIKASI RESMI

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:05 WIB

KASAT RESNARKOBA BANTAH DUGAAN PEMERASAN UANG, JELASKAN PROSEDUR REHABILITASI SESUAI ATURAN

Berita Terbaru