Terabaikan Dua Bulan, Atlet Rugbi Jabar Diselamatkan Langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id || Negara akhirnya hadir untuk Siti Nur Rahayu. Atlet rugbi putri Jawa Barat, asal Garut itu kini menjalani perawatan intensif setelah kondisinya kritis akibat pecah usus—sebuah keadaan yang sempat luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.

Siti, 22 tahun, bukan nama asing di dunia olahraga Jawa Barat. Ia pernah memperkuat kontingen Jabar pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Namun ironisnya, selama hampir dua bulan terakhir, ia hanya terbaring lemah tanpa penanganan medis memadai, terhambat biaya dan akses layanan kesehatan.

Situasi itu berubah ketika kabar kondisi Siti sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Tanpa menunggu waktu lama, Dedi langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk bergerak cepat mengevakuasi dan menangani Siti. Hasilnya, Siti kini dirawat secara intensif di RSUD Welas Asih Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui unggahan di media sosialnya, Dedi menyampaikan keprihatinan sekaligus keterbukaannya. Ia mengakui bahwa informasi mengenai kondisi Siti justru tidak berasal dari pemerintah daerah asal atlet tersebut.

“Pemprov Jabar akan turun untuk membawa ke rumah sakit. Mohon maaf, kami baru mengetahui peristiwa ini bukan dari pemerintah setempat,” ujar Dedi, dikutip dari detikJabar, Jumat (6/2/2026).

Dedi memastikan seluruh proses penanganan kini menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, prioritas utama adalah keselamatan dan pemulihan Siti.

Baca Juga:  Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu, seorang Pria berhasil diamankan.

“Teh Siti Rahayu asal Garut yang mengalami pecah usus sudah kami tangani dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Welas Asih Bandung,” tegasnya.

Lebih dari sekadar penanganan medis, Dedi menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat keras bahwa negara tidak boleh abai, terutama terhadap warga yang sakit, tak berdaya, dan terhalang keterbatasan ekonomi.

“Siapapun yang sakit, tidak mampu berobat, dan kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, silakan datang ke Balai Pengaduan Lembur Pakuan atau Bale Pananggeuhan Gedung Sate,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh warga yang membutuhkan pertolongan medis tanpa terkecuali.

“Kami hadir untuk melayani seluruh warga Jawa Barat yang mengalami kesulitan akibat penyakit dan tidak memiliki akses layanan kesehatan,” kata Dedi.

Sebelumnya, Siti mengungkapkan bahwa dirinya telah diperiksa dokter dan disarankan menjalani operasi. Namun, keterbatasan biaya membuat tindakan medis tersebut tak pernah terlaksana.

“Sempat diperiksa ke dokter, katanya pecah usus. Dokter menyarankan operasi dan berobat jalan,” ungkap Yayu, kerabat Siti.
Kini, harapan kembali menyala—bukan hanya bagi Siti, tetapi juga bagi warga Jawa Barat lain yang menanti kehadiran negara di saat paling genting.(Red)

Satu tanggapan untuk “Terabaikan Dua Bulan, Atlet Rugbi Jabar Diselamatkan Langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Wali Kota Subulussalam Sambangi Desa Dah, Warga Titip 4 Harapan Pembangunan
Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank
Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban
Pemkab Lampura–ATR/BPN Percepat Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak, Bidik PAD Lebih Optimal
Semangat Kemerdekaan Membara, ASN Lampura Hidupkan Lagi Permainan Tradisional
Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Demi Kemajuan Desa Madang
HUT ke-81 RI, Pemdes Gunung Lagan Percantik Kantor Desa Dengan Nuansa Merah Putih
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Wali Kota Subulussalam Sambangi Desa Dah, Warga Titip 4 Harapan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara, ASN Lampura Hidupkan Lagi Permainan Tradisional

Berita Terbaru