*Dr. Illa Susanti Raih Gelar Doktor Pendidikan Masyarakat UPI, Kembangkan Model Islamic Financial Life Skills Berbasis Andragogi*

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Bandung*Kompas1.id
Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Auditorium FIP UPI.

Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FIP UPI, Dr. Sardin, M.Si.Dalam sidang tersebut,  lla Susanti yang saat ini menjabat sebagai Ketua STAI Siliwangi Garut, dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar  Doktor Pendidikan Masyarakat  setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.

Disertasi yang dipertahankan berjudul “Pengembangan Sistem Pelatihan Islamic Financial Life Skills (IFLS) Berbasis Andragogi dengan Pendekatan Soft Systems Methodology untuk Mendorong Perubahan Perilaku Keuangan (Studi Terintegrasi dengan Training of Trainers Fasilitator pada Mahasiswa STAI Siliwangi Garut)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim promotor dalam penelitian ini terdiri atas  Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd., Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd., dan Dr. Iip Saripah, M.Pd.  Sementara itu, tim penguji meliputi  Prof. Dr. Yusnadi, M.S. dan  Prof. Dr. Jajat S. Ardiwinata, M.Pd.  Sidang juga dihadiri oleh tokoh Pendidikan Masyarakat *Prof. Ihat Hatimah, M.Pd.  serta Ketua Program Studi Pendidikan Masyarakat FIP UPI,   Dr. Yanti Santini, M.Pd.

Dalam tanggapannya,  Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd.  menegaskan bahwa disertasi tersebut memiliki unsur kebaruan (novelty) yang kuat dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Masyarakat. Menurutnya, riset ini membuktikan bahwa Pendidikan Masyarakat mampu berkolaborasi secara strategis dengan bidang lain, khususnya dalam penguatan literasi keuangan berbasis nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  *TANAH PONDASI SUNGAI IRIGASI LAGADAR DI JLN CAGAK LONGSOR, POLSEK MARGAASIH & MUSPIKA CEK LOKASI ANTISIPASI KORBAN*

Penelitian ini juga mengembangkan konsep andragogi transformatif berbasis nilai Islam  yang dinilai relevan dengan konteks masyarakat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim dan membutuhkan pendekatan pendidikan orang dewasa yang lebih bermakna, etis, dan aplikatif.

Apresiasi turut disampaikan oleh *Direktur YEP USAID (icefe.id), Rini Amidjono, S.E., M.M.  Ia menilai bahwa model Islamic Financial Life Skills (IFLS)  yang diadaptasi dari program   Financial Life Skills (FLS)  YEP USAID  merupakan model pendidikan keuangan yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia dan memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara luas.

Dalam pernyataannya, Dr. Illa Susanti menyampaikan bahwa riset ini tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi persyaratan akademik, melainkan merupakan karya pemikiran dan kontribusi keilmuan terbaik yang diniatkan sebagai jalan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat   khususnya dalam bidang Pendidikan Masyarakat dan Keuangan Syariah.

Ia menambahkan, model IFLS ini akan dijadikan   program unggulan kampus di mana mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Siliwangi Garut  akan mengikuti Training of Trainers (ToT) IFLS  sehingga siap berperan sebagai fasilitator IFLS di tengah masyarakat.(Yaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru