Angkat Kearifan Lokal, Pemdes Amar Sakti Bangun BUMDes “Cumo Kunyeik” untuk Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH Kompas1.id
Pemerintah Desa (Pemdes) Amar Sakti terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bertajuk Cumo Kunyeik yang berlokasi di kawasan Tebat Gedang.

BUMDes Cumo Kunyeik difokuskan pada sektor budidaya ikan air tawar terpadu, dengan komoditas utama ikan Nila, Mas, dan Lele. Pemilihan sektor ini dinilai strategis karena didukung oleh kondisi alam yang memadai, ketersediaan air yang stabil, serta meningkatnya kebutuhan protein masyarakat.

Nama “Cumo Kunyeik” diangkat dari kearifan lokal masyarakat Amar Sakti dan Koto Pandan, yang merujuk pada Sumur Kunyit, sebuah sumur legendaris yang dikenal tidak pernah kering sejak dahulu kala. Sumur tersebut menjadi simbol kemakmuran dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Amar Sakti, Alpi Pinaldi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Tebat Gedang dilakukan setelah melalui kajian yang matang. Kawasan tersebut memiliki debit air yang stabil serta kualitas air yang sangat mendukung untuk pengembangan budidaya ikan konsumsi.

Kami ingin menghidupkan kembali semangat Sumur Kunyit sebagai sumber kehidupan. Jika dahulu memberi air, kini melalui BUMDes Cumo Kunyeik diharapkan mampu menghadirkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” ujar Alpi Pinaldi saat meninjau pembangunan kolam, Rabu (14/1).
Saat ini, pembangunan BUMDes Cumo Kunyeik meliputi konstruksi kolam permanen serta penerapan sistem sirkulasi air modern. Ke depan, BUMDes ini tidak hanya menargetkan penjualan ikan segar, tetapi juga berperan sebagai penyedia sumber protein terjangkau bagi masyarakat desa guna membantu menekan angka stunting.

Baca Juga:  Polres Kerinci Berhasil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Desa Punai Merindu, Tiga Pelaku Diamankan

Selain itu, keberadaan BUMDes Cumo Kunyeik diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi pemuda desa, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Dalam struktur pengelolaan, BUMDes Cumo Kunyeik Desa Amar Sakti dikelola oleh pengurus yang telah ditetapkan secara resmi. Irsal Prima Libra dipercaya sebagai Direktur, Cecep Sepriadi menjabat sebagai Sekretaris, dan Satnaria Tarigan sebagai Bendahara. Ketiganya diharapkan mampu mengelola BUMDes secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan desa.
Sejumlah praktisi ekonomi lokal menilai penggunaan nama berbasis sejarah dan kearifan lokal seperti Cumo Kunyeik memberikan nilai branding yang kuat, sehingga produk hasil BUMDes memiliki daya tarik lebih saat dipasarkan ke luar wilayah Kota Sungai Penuh.

Proses pembangunan BUMDes ini dilaksanakan secara transparan dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Masyarakat menyambut positif langkah Pemdes Amar Sakti, mengingat kawasan Tebat Gedang selama ini merupakan aset desa yang belum tergarap secara optimal.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemdes Amar Sakti optimistis panen perdana dapat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat desa.

( Deni )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam
Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik
PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman
Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat
Jelang Idul Fitri 1447 H, Gas Elpiji 3 Kg di Sungai Penuh Langka, Harga Melonjak Hingga Rp35 Ribu
Pemkab Kerinci Bersama PT KMH Lakukan Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci
Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Penggelapan di Siulak, Seorang Mahasiswa Diamankan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:49 WIB

Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik

Senin, 23 Maret 2026 - 09:08 WIB

PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:20 WIB

Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:46 WIB

Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Polres Lampung Utara Kawal Aksi TRINUSA di Lapas Kotabumi

Kamis, 2 Jul 2026 - 09:08 WIB