Garut — kompas1.id
Perjalanan panjang pengabdian LSM Penjara DPC Garut memasuki momen istimewa. Menginjak usia ke-18, organisasi ini tak merayakan dengan kemewahan, melainkan meledakkan semangat kepedulian lewat aksi nyata: berbagi nasi kuning kepada masyarakat dalam kegiatan Jumat Berkah, Sabtu, 26 September 2026.
Bukan sekadar perayaan ulang tahun, Milad ke-18 ini dikemas sebagai wujud rasa syukur sekaligus perhatian tulus terhadap sesama. Nasi kuning — hidangan sederhana namun penuh makna — dibagikan luas, menyiratkan pesan bahwa kebaikan tak harus menunggu kaya raya untuk dimulai.
Mengusung semangat “Berbagi & Berkah • Kebersamaan • Kepedulian”, kegiatan ini menjadi bukti nyata: keberhasilan sebuah organisasi bukan diukur dari umurnya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan lingkungan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Milad ke-18 bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi tentang memperkuat kepedulian dan terus menebarkan kebermanfaatan,” ucap jajaran pengurus LSM Penjara DPC Garut.
Nasi kuning yang terbagi bukan sekadar makanan lezat. Ia melambangkan kebersamaan, persaudaraan, dan harapan. Dari senyum yang terukir di wajah warga penerima, lahir keyakinan bahwa kepedulian sederhana mampu menghangatkan hati sekaligus menguatkan ikatan antarwarga.
Selama 18 tahun berdiri, LSM Penjara DPC Garut terus bergerak, mengabdi, dan hadir di tengah masyarakat. Kini, memasuki usia dewasa, tekad mereka kian bulat: menjaga konsistensi, memperkokoh kebersamaan, dan menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi banyak orang.
18 tahun berdiri, 18 tahun mengabdi, dan terus bergerak untuk kebermanfaatan.
Dari Garut, semangat berbagi terus menyala.
— Ridick Puad








