Masyarakat Lae Saga Sesalkan Oknum yang Mengaku Menguasai Lahan yang Sudah Dijual

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1,id
SUBULUSSALAM — Sejumlah warga Dusun Gunung Merapi, Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, menyampaikan kekecewaan dan penyesalan mendalam atas sikap sekelompok oknum yang diduga mempersoalkan sebidang tanah yang faktanya sudah bukan lagi milik mereka.

Menurut keterangan warga, lahan tersebut secara sah sudah dijual dan diserahkan kepada pihak lain, dan pihak yang mempersoalkannya pun sudah menerima hasil penjualan tersebut.

“Akui saja sejujurnya, saudara. Malu kita sesama sendiri diadu domba oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami tahu betul uang hasil penjualan lahan itu sudah kalian terima,” ujar salah satu tokoh masyarakat di hadapan warga, Jum’at (25/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menegaskan, persoalan ini seharusnya tidak perlu berlarut-larut karena seluruh proses perpindahan hak atas tanah tersebut sudah jelas dan diketahui oleh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Polri Luncurkan Laporan Polisi Online, Masyarakat Kini Bisa Lapor Lewat Ponsel

“Kita ini masih saudara, masih satu rumpun. Jangan mudah terprovokasi. Asal-usul lahan itu semua warga Lae Saga tahu, bagaimana kronologinya dulu dan mengapa akhirnya dijual,” lanjutnya.

Tokoh masyarakat itu juga mengingatkan agar tidak terjebak dalam perselisihan yang justru merugikan kerukunan warga.

“Jangan sampai di mata hukum kita salah, apalagi di mata Tuhan. Jangan diiming-imingi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga kita saling gontok-gontokkan. Yang kalian permasalahkan ini sebenarnya sudah selesai — lahan itu dulu dikelola dan diserahkan kepada pihak lain bersama warga, termasuk kalian yang sekarang menikmati hasilnya,” tegasnya.

Warga berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan kejujuran, agar kerukunan antarwarga Desa Lae Saga tetap terjaga dan tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

Reporter/Ramona,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OFIHOME Perluas Jangkauan Internet, Bantu Masyarakat Terhubung dengan Dunia Digital
234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik
POLSEK SETU BERGERAK CEPAT TINDAK DUGAAN MEMPEKERJAKAN ANAK DI BAWAH UMUR
Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat
Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Hadiri Bina Wilayah dan Diskusi Karang Taruna
Komisaris BPR Apresiasi Peran Media sebagai Sarana Informasi yang Membangun
‎AMPAS Kritik Keras Pemda dan KONI Aceh Singkil, Enam Atlet Silat ke Malaysia Malah Dibiayai Patungan Orang Tua
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:55 WIB

OFIHOME Perluas Jangkauan Internet, Bantu Masyarakat Terhubung dengan Dunia Digital

Jumat, 25 September 2026 - 07:53 WIB

234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik

Jumat, 25 September 2026 - 07:16 WIB

POLSEK SETU BERGERAK CEPAT TINDAK DUGAAN MEMPEKERJAKAN ANAK DI BAWAH UMUR

Jumat, 25 September 2026 - 07:13 WIB

Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 07:00 WIB

Masyarakat Lae Saga Sesalkan Oknum yang Mengaku Menguasai Lahan yang Sudah Dijual

Berita Terbaru