PERJALANAN DARURAT DARI LANDAU BADAI: JALAN TERHAMBAT, PELAYANAN MENGHIBUR, AKSES TETAP HARUS DIPERBAIKI

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SILAT HULU, KAPUAS HULU — KOMPAS1.ID
Kebutuhan akan pertolongan kesehatan tidak pernah menunggu kondisi jalan membaik. Ketika seorang warga di Desa Landau Badai jatuh sakit dan membutuhkan penanganan segera, kepanikan keluarga berubah menjadi perjuangan nyata menuju fasilitas kesehatan di Kecamatan Silat Hulu.

Perjalanan itu tidak mudah. Kondisi akses jalan yang belum sepenuhnya mendukung memaksa setiap langkah ditempuh dengan penuh kehati-hatian. Di saat waktu menjadi hal yang paling berharga, ketidaklancaran jalan menjadi penghambat yang nyata. Setiap lubang, setiap bagian yang sulit dilewati, terasa seperti menunda harapan.

Tiba di Rumah Sakit Silat Hulu: Pelayanan yang Menenangkan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, setibanya di Rumah Sakit Silat Hulu, kekhawatiran itu perlahan luruh. Pasien dan keluarga disambut dengan pelayanan yang cepat, tanggap, dan sangat memuaskan. Tenaga kesehatan bergerak sigap, memberikan perhatian yang tulus, serta penanganan yang tepat sasaran.

Kehadiran tenaga medis yang profesional dan ramah menjadi penawar kecemasan. Di sinilah terlihat: pelayanan yang baik bukan sekadar soal keterampilan medis, melainkan juga tentang bagaimana masyarakat diperlakukan saat berada di titik paling rentan.

PESAN NYATA UNTUK SEMUA PIHAK

Pengalaman ini menyampaikan satu kebenaran yang tidak bisa dipisahkan:

Akses jalan dan pelayanan kesehatan adalah dua sisi mata uang yang sama.

Baca Juga:  TERSANGKA PENYIRAMAN AIR AKI TERHADAP DUA ANAK DI SUMEDANG DITAHAN

Pelayanan kesehatan yang sudah berjalan baik dan memuaskan akan kehilangan maknanya jika akses menuju ke sana tetap sulit dan berisiko. Jalan yang baik berarti pertolongan yang lebih cepat sampai. Pelayanan yang baik berarti harapan yang lebih kuat bagi masyarakat. Keduanya harus berjalan beriringan, tidak boleh tertinggal satu sama lain.

“Kami membawa orang sakit untuk mendapatkan pertolongan. Perjalanan terhambat oleh kondisi jalan, tetapi setibanya di Rumah Sakit Silat Hulu, pelayanan yang kami terima sangat memuaskan. Inilah bukti bahwa pelayanan sudah baik — dan akses menuju pelayanan tersebut juga perlu terus diperbaiki,” ujar salah satu keluarga yang mendampingi pasien.

BUKTI NYATA, BUKAN SEKADAR JANJI

Kepada pemerintah, peristiwa ini menyampaikan pesan tegas: pembangunan tidak boleh berhenti pada rencana dan janji yang diucapkan di atas kertas. Kondisi jalan yang dilalui masyarakat setiap hari — terutama yang menjadi jalur pertolongan nyawa — harus menjadi prioritas perhatian yang nyata dan terukur.

Masyarakat membutuhkan bukan sekadar janji pembangunan. Yang dibutuhkan adalah jalan yang mulus, aman, dan dapat diandalkan setiap kali seseorang membutuhkan pertolongan. Karena bagi warga di pelosok desa, jalan yang baik adalah harapan yang lebih dekat.

Didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru