Tampilkan Ragam Budaya dan Identitas Daerah, Lampung Utara Sabet Anugerah Terbaik di Lampung Tapis Karnaval 2026

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – KOMPAS1.id ||Kabupaten Lampung Utara membuktikan bahwa kekayaan budaya tidak cukup hanya dilestarikan, tetapi juga harus mampu dikemas menjadi pertunjukan yang kuat dan relevan.

Lewat penampilan yang memadukan tradisi, identitas daerah, keberagaman masyarakat dan sentuhan kreativitas modern, kontingen Lampung Utara berhasil menyabet Anugerah Khusus sebagai Terbaik Kabupaten/Kota 2026 pada ajang Lampung Tapis Karnaval 2026 di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).

Prestasi tersebut menjadi penegasan atas kemampuan Lampung Utara mengolah kekayaan budaya lokal menjadi sajian yang tidak hanya atraktif secara visual, tetapi juga membawa pesan tentang karakter dan identitas daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lampung Tapis Karnaval sendiri merupakan bagian dari rangkaian Festival Krakatau XXXV, yang menjadi panggung bagi kabupaten/kota dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkenalkan seni, adat serta kekayaan budaya Lampung kepada publik.

Mengusung tema “Kemilau Jak Ragem Tunas Lampung Utara”, kontingen Lampung Utara tampil dengan kekuatan sekitar 180 orang. Mereka membawa gambaran tentang masyarakat Lampung Utara yang beragam, sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi yang tumbuh dan berkembang di wilayah tersebut.

Pertunjukan dibuka dengan Amuk atau pencak silat Lampung, dilanjutkan sepasang Muli Mekhanai Tapis serta barisan penari yang mengambil inspirasi dari Tari Sigeh Penguten, Tari Berpayung Agung, Tari Selendang Tapis dan Tari Beppayan Emas Agung.

Kekuatan visual semakin menonjol melalui deretan kostum fantasi yang mengangkat simbol dan identitas Lampung.

Baca Juga:  Garut | Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Garut kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Garut.

Di antaranya Kesatria Payan Emas, Bepayung Adat Lampung, Kupu-Kupu Tapis, Garuda Bumi Lampung, Muli Manuk Mekhem, Matahari Senja di Tanoh Abung, Matahari Terbit di Utara Lampung, Kesatria Badik Emas, Muli Siger hingga Manuk Tapis.

Garapan kostum tersebut merupakan karya Maruladiva Art Gallery Kotabumi yang berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara.

Tidak sekadar mengejar kemeriahan, konsep artistik kontingen juga dibangun dari simbol-simbol yang melekat dengan Lampung Utara dan kebudayaan Lampung, seperti Badik Lampung, Jung Sarat, Siger Abung Lampung hingga Tugu Payan Emas Kotabumi.

Keberagaman Jadi Kekuatan
Yang membuat penampilan Lampung Utara semakin kuat adalah keberagaman yang ditampilkan sebagai bagian dari identitas daerah.

Kirab tidak hanya menyuguhkan kesenian Lampung, tetapi juga menggambarkan kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

Iringan musik tradisional seperti cetik, kenong dan rebana berpadu dengan penampilan Mighul Bersatu Kabupaten Lampung Utara, barongsai dari masyarakat Tionghoa serta Melody SKANSA BK, grup drum band SMKN 1 Bukit Kemuning.

Perpaduan tersebut menjadikan Lampung Utara tidak sekadar hadir sebagai peserta karnaval, tetapi membawa satu pesan utama: budaya dan keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun identitas daerah sekaligus memperkenalkan Lampung Utara kepada khalayak yang lebih luas.

Penghargaan sebagai Terbaik Kabupaten/Kota 2026 menjadi buah dari penampilan yang memadukan kekuatan tradisi, kreativitas artistik dan wajah keberagaman masyarakat Lampung Utara dalam satu panggung budaya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru