Kotabumi — KOMPAS1.id || Lampung Utara mulai dilirik investor dari luar daerah. PT Bina Persada Banten datang ke Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk menjajaki peluang kerja sama investasi melalui skema Bangun Guna Serah (BGS), Selasa (1/9/2026).
Perusahaan yang bergerak di sektor properti dan teknologi informasi itu dipimpin Komisaris Utama Nendy Kalferi. Rombongan diterima langsung Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., di Ruang Tamu Bupati Setdakab Lampung Utara.
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan potensi daerah yang dinilai dapat dikembangkan melalui investasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nendy mengatakan, Lampung Utara memiliki sejumlah potensi yang menarik untuk dikembangkan.
Pihaknya datang bukan sekadar menawarkan konsep, tetapi terlebih dahulu ingin membaca kebutuhan pemerintah daerah dan melihat peluang yang benar-benar bisa direalisasikan.
“Kami melirik investasi di Kabupaten Lampung Utara. Kami mencoba menerjemahkan kebutuhan pemerintah daerah,” ujar Nendy.
Menurutnya, PT Bina Persada Banten memiliki pengalaman mengembangkan sejumlah sektor di daerah lain. Bentuk kerja sama yang pernah dilakukan antara lain pengembangan pasar tradisional, pengelolaan lahan parkir, hingga pengembangan objek wisata.
Pengalaman tersebut, kata Nendy, menjadi modal untuk melihat kemungkinan model kerja sama yang dapat diterapkan di Lampung Utara dengan menyesuaikan kebutuhan dan potensi daerah.
Sementara itu, Bupati Hamartoni memaparkan kondisi geografis Lampung Utara beserta berbagai potensi yang dimiliki daerah tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah membuka ruang bagi investor yang memiliki komitmen untuk ikut mendorong pembangunan.
Namun, Pemkab Lampung Utara tidak ingin terburu-buru menentukan bentuk kerja sama sebelum potensi di lapangan benar-benar dipetakan.
Hamartoni justru meminta pihak perusahaan melihat langsung kondisi daerah untuk menemukan sektor yang paling memungkinkan dikembangkan.
“Saat ini kita ingin menata kota. Silakan dilihat kondisi lapangan terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja yang dinilai memiliki potensi dan layak untuk dikembangkan,” kata Hamartoni.
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan aset maupun sektor yang berpeluang ditawarkan dalam skema kerja sama.
“Sehingga Pemerintah Daerah juga bisa melihat bentuk seperti apa yang bisa ditawarkan untuk dikerjasamakan,” lanjutnya.
Pertemuan ini menjadi penjajakan awal antara Pemkab Lampung Utara dan PT Bina Persada Banten.
Tahap berikutnya akan ditentukan setelah dilakukan pemetaan potensi dan kajian terhadap peluang kerja sama yang dinilai menguntungkan daerah serta memiliki dampak terhadap pembangunan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Administrasi Umum Dra. Dina Prawitarini, M.M., Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Utara Fadli Achmad, S.Sos., M.M., serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunaido Uthama, S.IP., M.H.
Editor wep / Kompas1.id













