Akses Sekolah Seperti Ini Harus Jadi Prioritas Utama Pembangunan

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT KOMPAS1.ID
Kisah 16 siswa SDN Budiharja, Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang setiap hari menyeberangi Waduk Saguling menggunakan rakit bambu sederhana demi berangkat sekolah, sungguh memprihatinkan dan sekaligus menyentuh hati. Kabar ini langsung mendapat respons cepat dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang segera memerintahkan tim Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) turun ke lokasi untuk meninjau dan mengkaji pembangunan jembatan — baik jembatan permanen maupun jembatan gantung — demi keselamatan para siswa.

Mengapa Ini Harus Menjadi Prioritas Tertinggi?

1.Keselamatan Jiwa Anak di Pertaruhan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap hari, pulang-pergi, anak-anak mempertaruhkan nyawa di atas rakit bambu yang sederhana. Jika debit air naik, cuaca berubah, atau rakit rusak, risiko kecelakaan sangat besar. Tidak ada alasan apa pun untuk membiarkan hal ini terus berlanjut. Keselamatan warga — apalagi anak-anak yang sedang menuntut ilmu — adalah tugas paling dasar dan paling utama dari pemerintah.

2.Pendidikan adalah Hak Dasar, Akses adalah Kunci

Anak-anak ini berjuang keras hanya untuk bisa sampai ke sekolah. Jalur darat alternatif dikatakan mencapai hampir 4 km, sehingga menyeberang lewat waduk menjadi jalan yang paling praktis. Jika aksesnya sulit dan berbahaya, semangat belajar bisa luntur, kehadiran di sekolah bisa menurun, dan masa depan mereka terancam. Pendidikan tidak boleh dimulai dengan bahaya.

Baca Juga:  Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

3.Infrastruktur Dasar Adalah Kewajiban Negara

Jembatan bukan kemewahan — ia adalah fasilitas dasar. Ketika warga, terutama anak-anak sekolah, harus menyeberangi perairan dengan rakit karena tidak ada jembatan, itu menunjukkan adanya kekosongan pelayanan publik yang harus segera diisi. Anggaran pembangunan seharusnya paling dulu mengalir ke hal-hal yang menyangkut nyawa dan hak dasar.

4. Keadilan Antara Wilayah

Kemerdekaan dan kemajuan bangsa belum sampai ke pelosok jika masih ada warga yang harus berjuang seperti ini setiap hari. Pembangunan harus merata dan menjangkau yang paling membutuhkan, bukan hanya di kota besar atau tempat ramai.

Langkah yang Sudah Diambil & Harus Dilanjutkan

Gubernur Dedi Mulyadi segera mengutus tim teknis ke lokasi
Dibahas opsi jembatan gantung atau jembatan permanen sesuai kondisi medan
-Bupati Bandung Barat juga menyatakan akan menanganinya langsung

Tidak boleh ada tawar-menawar soal keselamatan generasi penerus bangsa. Akses sekolah yang aman, layak, dan mudah harus menjadi prioritas nomor satu dalam rencana pembangunan daerah. Jembatan di Waduk Saguling itu bukan sekadar jembatan — ia adalah jalan menuju masa depan anak-anak Cililin. Semoga segera terwujud! 🙏

RUSMAN .KABIRO BANDUNG BARAT

#AksesSekolahAman #PrioritasPembangunan #Cililin #WadukSaguling #PendidikanAnak #JembatanUntukMasaDepan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BKPMRI Kota Subulussalam Gelar Musyawarah Perkuat Organisasi di Bawah Kepemimpinan Baru
DRIVER OJOL JADI RELAWAN, HASAN FIIDEL AKTIF TAMBAL JALAN BERLUBANG DI BANDUNG
Maulid Nabi di Desa Bindu: Warga Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah
KSR PMI Dilantik sebagai Wadah Kepedulian dan Pengabdian
167 Lulusan STIA-NUSA Sungai Penuh Resmi Diwisuda, 151 Sarjana dan 16 Diploma Siap Berkiprah
Polda Lampung Pasang Alarm untuk Orang Tua: Anak Rentan Terjerat Narkoba, Pinjol hingga Ajakan Huru-hara
TURNAMEN REMI BOX UNGGAL SPORT SEMARAKKAN HUT KE-81 RI DI SILAT HILIR, 44 PESERTA BERSAING DENGAN KEBERSAMAAN
Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Jagung, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:23 WIB

BKPMRI Kota Subulussalam Gelar Musyawarah Perkuat Organisasi di Bawah Kepemimpinan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Akses Sekolah Seperti Ini Harus Jadi Prioritas Utama Pembangunan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:55 WIB

DRIVER OJOL JADI RELAWAN, HASAN FIIDEL AKTIF TAMBAL JALAN BERLUBANG DI BANDUNG

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Maulid Nabi di Desa Bindu: Warga Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:02 WIB

KSR PMI Dilantik sebagai Wadah Kepedulian dan Pengabdian

Berita Terbaru

Berita

KSR PMI Dilantik sebagai Wadah Kepedulian dan Pengabdian

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:02 WIB