Kompas1.id
BANDUNG 15 Agustus 2026— Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat periode 2026–2030 kian memanas. Di tengah dinamika tersebut, nama Mayor Jenderal TNI (Purn) Dwi Jati Utomo mencuat sebagai figur kuat yang mengantongi dukungan luas untuk memimpin induk organisasi olahraga tertinggi di Tanah Pasundan.
Mengaitkan rekam jejak kepemimpinan militer yang matang dengan dedikasi mendalam pada dunia olahraga, jenderal purnawirawan bintang dua ini menyatakan kesiapannya mengawal tradisi prestisius Jabar Juara, sekaligus menatap target kemenangan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 mendatang.
Rekam Jejak Strategis dan Dedikasi Olahraga
Sebagai mantan pimpinan militer, Dwi Jati Utomo dikenal memiliki kapasitas manajerial yang solid, disiplin tinggi, serta gaya kepemimpinan berorientasi pada eksekusi dan diplomasi. Sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI AD yang pernah diembannya meliputi:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasdam III/Siliwangi: Mengordinasikan pertahanan dan pembinaan kewilayahan di Provinsi Jawa Barat dan Banten.
Danpussenarmed: Memimpin modernisasi alutsista kesatuan Artileri Medan di seluruh wilayah NKRI.
Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Polkamnas: Berperan dalam perumusan kebijakan strategis nasional di bidang politik dan keamanan.
Di ranah keolahragaan, portofolio beliau tercatat impresif. Saat memimpin Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia (FHI) Jabar periode 2019–2023, beliau sukses mengantar cabang olahraga hoki meraih predikat Juara Umum pada PON XX Papua 2021. Saat ini, kepemimpinan beliau berlanjut sebagai Ketua Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat periode 2025–2029.
Visi “Bersama Kita Juara” dan Sinergi Lintas Sektor
Mengusung visi “Bersama Kita Juara: Mempertahankan dan Meningkatkan Prestasi Menuju Jabar Istimewa”, Dwi Jati Utomo menargetkan raihan quattrick juara umum bagi Jawa Barat pada PON XXII 2028 di NTB, NTT, dan DKI Jakarta, melengkapi capaian hattrick yang diraih di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Budiana, S.IP., M.Si. pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut.
Guna mewujudkan target tersebut, beberapa fokus utama kepemimpinan yang ditawarkannya meliputi:
Penguatan Sport Science: Mengoptimalkan integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan melalui kolaborasi bersama para akademisi dan pemangku kepentingan di Jawa Barat.
Jaminan Kesejahteraan Atlet dan Pelatih: Menyusun program pembinaan berkelanjutan yang menjamin kepastian masa depan atlet dan pelatih pasca-pensiun.
Sinergi Pemerintah Daerah: Memperkuat kolaborasi strategis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi serta seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota.
Dwi Jati Utomo menegaskan bahwa keberhasilan KONI Jabar hanya dapat dicapai melalui sinergi yang transparan dan inklusif bersama seluruh pemegang hak suara, baik dari Pengprov Cabang Olahraga, KONI Kabupaten/Kota, maupun Badan Fungsional. Melalui integritas dan tata kelola organisasi yang solid, beliau optimistis mampu membawa atlet-atlet Jawa Barat tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga berkibar di kancah Internasional
#KONI
#Prestasi
#LendengND’Gank. Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandunf














