
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang digelar di Dome Balerame, Selasa ( 11/8/26 ).
Kepala PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani, S.Ip,. A.Md. diwakili Sekretaris Pengurus PMI Kabupaten Bandung, H. Maman Sudrajat, SPd, . M.M dan jajaran relawan PMI dengan menghadirkan 1 unit mobil Ambulance dan 1 unit mobil tangki air, hadir dalalm apel siap kesiapsiagaan.
Kehadiran PMI menjadi bagian penting dari sinergi lintas sektor dalam memastikan kesiapan personel, sarana, serta layanan kemanusiaan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, PMI menyiagakan relawan dan tenaga terlatih yang memiliki kemampuan dalam pertolongan pertama, pelayanan kesehatan, evakuasi, serta dukungan tanggap darurat. Keterlibatan ini menunjukkan bahwa PMI senantiasa siap mendukung pemerintah dan seluruh unsur terkait dalam upaya penanggulangan bencana.
Melalui apel kesiapsiagaan, PMI juga memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan unsur kebencanaan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi bencana, sekaligus meningkatkan perlindungan dan keselamatan masyarakat.
PMI hadir bukan sekadar sebagai peserta apel, tetapi sebagai organisasi kemanusiaan yang siap membantu, siap memberikan pertolongan, dan siap bergerak untuk masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Keterlibatan PMI dalam apel kesiapsiagaan mencerminkan semangat kemanusiaan serta komitmen untuk membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi bencana. Peran relawan PMI dalam apel kesiapsiagaan juga lazim mencakup dukungan pertolongan pertama, layanan kesehatan, dan kesiapan mobilisasi saat bencana
Selama musim kemarau, Palang Merah Indonesia (PMI) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. ” PMI telah menyalurkan bantuan air bersih ke 8 kecamatan yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.” Ujar H. Maman usai menghadiri apel.
Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pelayanan kemanusiaan PMI kolaborasi dengan tirta raharja dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya untuk keperluan minum, memasak, sanitasi, dan aktivitas rumah tangga lainnya.
Jurnalis : Dhany











