
Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung (Dispora) hadir dalam pembukaan Kejuaraan Badminton Piala Komandan Pussenif di Selenggarakan dari tanggal 6 – 15 Agustus berlangsung di GOR Baraya Nyalindung, Desa Soreang, Kamis ( 6/8/26 ).
Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di kalangan masyarakat. Kehadiran Dispora dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, fair play, serta semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, S. H,. M.Si, yang didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Kepemudaan, Aseng Hendra, S.Sos,. M.Si
menyampaikan apresiasi kepada Komando Pasukan Khusus Infanteri atau Pussenif, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dicky Anugrah, turnamen seperti ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memiliki arti penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Melalui kompetisi yang terorganisasi dengan baik, para atlet dapat mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan mental juara.
Dispora memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Badminton Piala Komandan Pussenif.
” Kegiatan ini menjadi ruang yang positif bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membangun karakter melalui olahraga,” ujarnya.
Kejuaraan Piala Komandan Pussenif Letjen TNI AD , Iwan Setiawan, S.E. M.M, dibagi dalam 5 katagori, perorangan / beregu putra/ putri diantarnya :
Grade A , 1 Regu, 3 pasang Ganda Putra.
Grade A, perorangan bebas ganda putra.
Grade B, Ganda putra/putri .
Perorangan /ganda putra/ Usia 40- 90 th.
Perorangan /ganda putra / putri Usia 50 – 100 th. Dengan memperebutkan tropi piala pussenif dan total uang 280 Juta.
Dispora menilai bahwa pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI, organisasi olahraga, klub, sekolah, komunitas, dunia usaha, serta keluarga. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang latihan dan kompetisi yang aman, terarah, serta mampu melahirkan atlet berprestasi.
Selain membangun kemampuan teknis, pertandingan bulutangkis juga mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, dan kemampuan menghormati lawan.
Nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menjunjung etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Dispora juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman berharga. Kemenangan hendaknya disikapi dengan rendah hati, sedangkan kekalahan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki diri. Setiap pertandingan merupakan proses pembelajaran yang dapat membantu atlet meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
” Kepada seluruh kontingen yang akan bertanding, Dispora mengucapkan selamat bertanding. Tunjukkan semangat juang, jaga sportivitas, dan hormati setiap proses pertandingan. Semoga setiap tetes keringat dan usaha keras di lapangan menjadi jalan menuju prestasi yang membanggakan.” Tandas Dicky Anugrah yang di dampingi Kabid Kepemudaan Aseng Hendra.
Jurnalis : Dhany








