Kompas. 1. Id.
Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pendidikan menggelar ” Rapat Koordinasi Bunda PAUD Kabupaten Bandung tahun 2026 ” Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Pokja Bunda PAUD, satuan pendidikan anak usia dini, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung peningkatan layanan PAUD yang berkualitas.
Rakor berlangsung di Gedung M. Toha Komplek Pemda, Selasa ( 4/8/26 ). Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah kerja bersama, sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan demi mewujudkan pendidikan anak usia dini yang lebih inklusif, holistik, dan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan penguatan peran Bunda PAUD sebagai penggerak utama advokasi, motivasi, dan fasilitasi terhadap layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rakor dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna, hadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah, didampingi Sekdis Yusuf Salim sekaligus Ketua Pokja Bunda Paud beserta
Kepala Bidang PAUD dan Pengendalian Perizinan Pendidikan Kabupaten Bandung Iis Suryatini, 311 Peserta, 31 Bunda Paud Kecamatan dan 280 Bunda Paud Desa .
Bunda Paud Emma Dety, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program PAUD tidak hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi juga pada kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan anak.
” Dengan pendekatan ini, PAUD diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berkarakter.” Tegasnya.
Selain itu, rapat koordinasi juga membahas pentingnya memperluas jangkauan sosialisasi gerakan PAUD kepada masyarakat. Partisipasi orang tua, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan dinilai sangat diperlukan agar kesadaran kolektif terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini semakin meningkat.
Sementara itu Kepala Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusimah, menyampaikan bahwa keberhasilan program PAUD tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan memerlukan dukungan bersama dari pemerintah daerah, Pokja Bunda PAUD, satuan pendidikan, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat.
Beliau juga menambahkan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi, menyusun langkah kerja yang terarah, serta memastikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi anak usia dini.
Menurutnya, ” Bunda PAUD memiliki peran penting sebagai penggerak, penghubung, sekaligus motivator dalam mendorong terwujudnya PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.” Ujar Asep Kusumah.
Kadisdik berharap seluruh pihak dapat semakin mempererat koordinasi dan komitmen bersama dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang kuat. Langkah ini diyakini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Jurnalis : Dhany.














