KOMPAS1.ID
CIMAHI – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan aksi begal di kawasan Kalidam, Kota Cimahi, Jawa Barat, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, saat kondisi jalan masih relatif sepi.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang yang diduga pelaku berusaha menghentikan seorang pengguna jalan yang sedang melintas. Dugaan aksi kriminal tersebut tidak berhasil setelah korban mampu menghindar, melakukan perlawanan, atau memperoleh bantuan dari sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas pelaku, jumlah orang yang terlibat, maupun adanya korban yang mengalami luka atau kerugian material. Informasi yang beredar masih berasal dari rekaman CCTV dan unggahan di media sosial sehingga masih menunggu hasil penyelidikan aparat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi tindak kejahatan jalanan di wilayah Bandung Raya, khususnya Kota Cimahi. Sebelumnya, Polres Cimahi juga pernah menangani kasus pembegalan lain di wilayahnya dan menyatakan akan terus memburu pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berkendara pada malam hingga dini hari. Pengendara disarankan menghindari melintas seorang diri di jalur yang sepi apabila tidak memiliki keperluan mendesak, memilih rute yang lebih ramai, serta segera mencari tempat aman apabila merasa diikuti atau dihadang orang yang mencurigakan.
Apabila menjadi korban atau menyaksikan dugaan tindak kriminal, warga diharapkan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian disertai bukti pendukung seperti rekaman CCTV, foto, maupun informasi mengenai ciri-ciri pelaku. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk mempercepat pengungkapan kasus serta mencegah terulangnya aksi serupa.
Catatan Redaksi: Hingga saat ini belum ditemukan pernyataan resmi kepolisian yang mengonfirmasi kronologi lengkap maupun status penyelidikan atas video viral tersebut. Informasi akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang.jurnalis joepin














