Pilot Malaysia Ditangkap di Soetta Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi, Jalur Khusus Kru Penerbangan Jadi Sorotan

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
TANGERANG – Seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta atas dugaan keterlibatan dalam penyelundupan barang terlarang berupa ekstasi. Penangkapan ini langsung memicu sorotan luas masyarakat mengingat tersangka merupakan awak pesawat yang selama ini mendapatkan pengaturan jalur pemeriksaan tersendiri.

Berdasarkan pengungkapan Petugas Bea Cukai berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, berhasil disita sebanyak 70.114 butir ekstasi dengan berat total melebihi 25 kilogram. Dugaan kuat aparat, sindikat lintas negara sengaja memanfaatkan kemudahan dan jalur khusus yang berlaku bagi kru penerbangan agar aksinya lolos dari pantauan.

Pihak Malaysia Airlines merespons dengan menyatakan sikap kooperatif sepenuhnya dan menghormati proses hukum yang berjalan di wilayah Indonesia. Maskapai juga menegaskan tidak memberi toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran aturan, serta tengah melakukan peninjauan internal terkait kasus ini.

 

Apakah sistem pemeriksaan kru penerbangan perlu diperketat?

Kasus ini benar-benar menjadi alarm bahwa celah pengawasan masih terbuka dan perlu segera ditindaklanjuti:

✅ Sangat perlu diperkuat dan diperketat. Fasilitas jalur prioritas memang bertujuan melancarkan tugas operasional, namun tidak boleh diartikan sebagai jalan bebas pengawasan.

Hal-hal penting yang perlu segera diperbaiki:

– Melakukan pemeriksaan acak yang lebih sering dan mendalam, tidak hanya bersifat formalitas
– Memutakhirkan prosedur pengawasan yang disesuaikan dengan pola baru peredaran narkotika lintas negara
– Mempererat kerja sama dan pertukaran data antar Bea Cukai, Keimigrasian, Maskapai, hingga pihak berwenang negara asal awak pesawat
– Menyelaraskan standar pengawasan agar tetap adil namun tertib dan aman dari penyalahgunaan

Aris korwil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAWAL TRADISI REBO WAKASAN, POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN DI PONPES DARUSUR
JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH
Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja
AKTIVITAS WARGA SETIAP PAGI MENGGUNAKAN TRANS METRO PASUNDAN, JADI PILIHAN TRANSPORTASI HARIAN
*Tindak keras pelaku Begal polres subang komitmen berantas begal bersama masyarakat dan segenap elemen masyrakat*
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Lampura Gebrak Ekonomi Warga Lewat Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair
Jaga Marwah ID Card Wartawan: Bukan Barang untuk Diobral dan Digadaikan
Jelang Rakernas IV, LSM Trinusa Lampung Turun Langsung Bagikan Bansos kepada Warga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:23 WIB

KAWAL TRADISI REBO WAKASAN, POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN DI PONPES DARUSUR

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:14 WIB

JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:23 WIB

AKTIVITAS WARGA SETIAP PAGI MENGGUNAKAN TRANS METRO PASUNDAN, JADI PILIHAN TRANSPORTASI HARIAN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:06 WIB

*Tindak keras pelaku Begal polres subang komitmen berantas begal bersama masyarakat dan segenap elemen masyrakat*

Berita Terbaru

Berita

Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja

Rabu, 12 Agu 2026 - 00:31 WIB