Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Pelayanan Alih Media kembali menjadi sorotan masyarakat. Banyak pemohon mengeluhkan lamanya proses penyelesaian berkas yang dinilai jauh dari harapan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan, termasuk terhadap proses yang dijalankan melalui Notaris/PPAT.

Sejumlah pemohon mengaku harus menunggu sangat lama tanpa adanya kepastian. Bahkan, terdapat berkas Alih Media yang disebut telah mencapai lima bulan namun hingga kini belum juga selesai diproses.

Kekecewaan semakin bertambah ketika pemohon mencoba menanyakan perkembangan berkas kepada petugas. Menurut pengakuan beberapa pemohon, mereka memperoleh jawaban, “Buku tanahnya belum ketemu.” Jawaban tersebut dinilai tidak memberikan kepastian maupun solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai instansi pelayanan publik, masyarakat berharap setiap petugas mampu memberikan penjelasan yang profesional, jelas, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Kalimat seperti itu dinilai kurang etis apabila disampaikan tanpa disertai penjelasan mengenai langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk mencari solusi.

Baca Juga:  Memanasnya konflik Iran–Israel–Amerika Serikat bikin ribuan keluarga di Jawa Barat harap-harap cemas. Tercatat 3.960 warga asal Jabar saat ini berada di kawasan Timur Tengah

Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses Alih Media agar pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan memiliki kepastian waktu. Apabila memang terjadi kekurangan sumber daya manusia pada bagian validasi Alih Media, sudah sepatutnya hal tersebut segera disampaikan kepada pimpinan kantor agar dapat dilakukan penambahan personel atau pengaturan beban kerja yang lebih efektif.

Pelayanan publik yang baik bukan hanya diukur dari hasil akhirnya, tetapi juga dari kecepatan, kepastian, serta sikap petugas dalam melayani masyarakat. Sudah saatnya pelayanan Alih Media menjadi perhatian serius agar hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang cepat, profesional, dan akuntabel benar-benar dapat terwujud.

ilham PIKOLO
KAPERWIL JAWA BARAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.
Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.
Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik
Satu Pesan Singkat, Sejuta Kerugian: Saat “Permohonan Maaf” IndiHome Tak Lagi Membayar Tagihan Layanan
Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi
Presiden Prabowo Tetapkan Penyesuaian Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan, Pertama Kali Sejak 2018
Kapolda Jabar Serahkan Piala Apresiasi, Tim Taekwondo Polda Jabar Sabet Juara Umum I Kapolri Cup 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:11 WIB

H. DADAN SOBARA, S.KOM MM SIAP NAHKODAI DPW LSM HARIMAU JAWA BARAT USUNG VISI “PENGAWASAN & PEMBERDAYAAN”.

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Pelayanan Alih Media Dinilai Terlalu Lama, Masyarakat Keluhkan Proses Hingga Berbulan-bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik

Berita Terbaru