Wakil Gubernur DIY Buka ASEAN-PRIME Cross-Learning Exchange 3, Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana Se-Asia Tenggara

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
YOGYAKARTA – Mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X secara resmi membuka kegiatan ASEAN-PRIME Cross-Learning Exchange 3 di Hotel Meliá Purosani Yogyakarta, Senin (27/7/2026). Program kerja sama regional di Asia Tenggara yang didukung Pemerintah Kanada ini mengusung misi berbagi pengetahuan manajemen penanggulangan bencana yang inklusif, dan berlangsung selama lima hari hingga 31 Juli 2026 dengan DIY sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Sri Paduka menegaskan bahwa pandangan terhadap bencana telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Jika dahulu bencana dianggap sebagai peristiwa lokal yang penanganannya terbatas pada wilayah setempat, kini risiko bencana tidak lagi mengenal batas administrasi maupun batas negara. Oleh karena itu, ketangguhan menghadapi bencana tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman sendiri, melainkan harus dibangun pula melalui pembelajaran dari pengalaman pihak lain.

Baca Juga:  Tampilan Modern dan Strategi Iklan Digital di Kompas1.id, Perpaduan Informasi dan Monetisasi Media

Sri Paduka juga menyoroti bahwa kekuatan infrastruktur, kecanggihan teknologi, dan kelengkapan peralatan memang tetap penting, namun keberhasilan penanggulangan bencana lebih sering ditentukan oleh kualitas tata kelola, kecepatan koordinasi, tingkat kepercayaan antarlembaga, serta kemampuan melibatkan masyarakat secara bermakna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sinilah ASEAN-PRIME Cross-Learning Exchange menemukan relevansi dan urgensinya. Istilah Cross Learning Exchange mengandung makna bahwa pengetahuan tentang bencana tidak boleh stagnan, melainkan harus terus diperbarui melalui pertukaran pengalaman dan pembelajaran bersama,” ujar Sri Paduka.

Lebih lanjut dikatakan, forum ini bukan sekadar ruang berbagi praktik baik semata, melainkan sarana untuk memahami cara berbagai negara, daerah, dan komunitas dalam merespons tantangan yang beragam namun sering kali memiliki akar permasalahan yang serupa.

MULYOKO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru