Kasus Keracunan MBG Terulang di Garut, PM Gatra Desak Usut Tuntas dan Tegakkan Hukum

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
GARUT – Peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan santri dan pengajar Ponpes Al-Mansyur, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut pada Rabu (22/7/2026) setelah mengonsumsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu kecaman keras. Kasus ini dinilai berulang dan mengindikasikan kelemahan fatal dalam pengawasan serta kendali mutu pangan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum PM Gatra, Uus Sumirat, SH, menegaskan kejadian ini bukan sekadar musibah atau kesalahan teknis, melainkan tanda adanya kegagalan sistem yang harus diperbaiki total. Ia mengingatkan penyelenggara wajib mematuhi UU Pangan, UU Kesehatan, dan peraturan terkait lainnya.

PM Gatra mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait (Pemkab Garut, Dinkes, BPOM, Polisi, Kejaksaan, BGN) melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan independen. Pemeriksaan tidak boleh berhenti di administrasi saja, tapi harus menelusuri akar masalah dan tanggung jawab pihak terkait. Jika ditemukan kelalaian atau unsur pidana, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Selain itu, diminta audit total terhadap seluruh mitra penyedia MBG di Garut, mencakup rantai pasok dari bahan baku, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi. Tujuannya menjamin keamanan pangan dan memulihkan kepercayaan publik agar program negara tidak tercoreng. Hingga kini, penyebab pasti keracunan belum diumumkan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumedang Siap Bangun Sekolah Rakyat, KPK Lakukan Monitoring Demi Pastikan Transparansi dan Akuntabel
KAWAL AKSI BURUH, KAPOLSEK MARGAASIH TURUN LANGSUNG AMANKAN PEMBERANGKATAN UNRAS ALIANSI SP/SB KE CIMAHI*
Air Hujan Solusi Masa Depan: 58 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dalami Teknologi ISLAH dan Elektrolisis di Sekolah Air Hujan Banyu Bening
Tanah Hibah Masih Sawah, SDN 1 Bojongmalaka Minta Orang Tua Rereongan Urug Lahan.
Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru
Ketum LSM HARIMAU Tonny Syarifudin S.H,. Akan Bangun RS Modern Di Susukan Banjarnegara.
Sampurasun Sobat Pajak Lebih Bedas
PMI Kabupaten Bandung Apresiasi Hotel Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central dalam Penguatan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:18 WIB

Sumedang Siap Bangun Sekolah Rakyat, KPK Lakukan Monitoring Demi Pastikan Transparansi dan Akuntabel

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:51 WIB

KAWAL AKSI BURUH, KAPOLSEK MARGAASIH TURUN LANGSUNG AMANKAN PEMBERANGKATAN UNRAS ALIANSI SP/SB KE CIMAHI*

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:15 WIB

Air Hujan Solusi Masa Depan: 58 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dalami Teknologi ISLAH dan Elektrolisis di Sekolah Air Hujan Banyu Bening

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:49 WIB

Kasus Keracunan MBG Terulang di Garut, PM Gatra Desak Usut Tuntas dan Tegakkan Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

Wakil Gubernur DIY Apresiasi Capaian PGRI dalam Mengawal Pendanaan Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Guru

Berita Terbaru