Bandung, Kompas. 1. Id.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung memberikan penghargaan kepada Hotel Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central sebagai mitra PMI yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan kerja melalui penyelenggaraan Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Dasar bagi karyawan dari berbagai departemen hotel.
Pelatihan yang dilaksanakan pada 20 Juli 2026 di Meeting Room Hotel Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central ini diikuti oleh 23 peserta sebagai perwakilan dari setiap departemen.
Kegiatan bertujuan membentuk pelaku pertolongan pertama yang mampu memberikan bantuan awal secara cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja maupun di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama satu hari penuh, peserta memperoleh pembelajaran teori dan praktik mengenai Dasar Pertolongan Pertama, Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP), penanganan perdarahan, cedera jaringan lunak, cedera otot rangka dan sistem saraf, kedaruratan medis, teknik evakuasi, hingga simulasi penanganan korban secara terpadu.
Berdasarkan hasil evaluasi, nilai rata-rata peserta meningkat dari 76,09 pada pre-test menjadi 92,17 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 21,15 persen, yang menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kompetensi peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani,.A. Md, . S. Ip, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Hotel Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central atas kepedulian dan dukungannya terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertolongan pertama.
Penghargaan juga diberikan kepada para Pelaku Pertolongan Pertama sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, kesiapsiagaan, dan kepedulian mereka dalam membantu sesama saat terjadi keadaan darurat.
Ketua PMI Kabupaten Bandung, H. Asep Deni Ramdani, A.Md., S.IP, menyampaikan bahwa budaya kemanusiaan harus dibangun melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat dapat terjun langsung dalam aksi-aksi kemanusiaan dengan terlebih dahulu dibekali pelatihan yang memadai. Melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki kepedulian, tetapi juga keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara tepat dan aman. Langkah ini penting agar semangat kemanusiaan tumbuh sejalan dengan kesiapan dan kemampuan di lapangan,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
“Melalui penghargaan ini, kami berharap semangat untuk terus berbuat baik dan berkontribusi bagi masyarakat semakin tumbuh serta menjadi inspirasi bagi dunia usaha, institusi, dan masyarakat luas untuk ikut membangun budaya saling menolong,” tandasnya.
PMI Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan melalui berbagai program pelayanan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pembinaan relawan, pendidikan dan pelatihan pertolongan pertama, hingga penguatan ketangguhan masyarakat.
Melalui sinergi bersama dunia usaha, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, PMI Kabupaten Bandung optimistis dapat memperluas budaya kesiapsiagaan, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mewujudkan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan peduli terhadap sesama.
PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang menjalankan tugas di bidang pelayanan sosial dan kemanusiaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. PMI Kabupaten Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui pembinaan relawan, pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pertolongan pertama, serta pemberdayaan masyarakat sesuai dengan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
Kontak Kami :
PMI Kabupaten Bandung
Jl. Terusa














