KOMPAS1.ID
GARUT, 12 Juli 2026 – Suasana penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Kampung Jati, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, hari ini Minggu (12/7). Pondok Pesantren Hudan di bawah pimpinan Haji Muhamad Yusuf sukses menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang dikemas dalam acara Gebyar Muharam. Kegiatan ini memadukan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan hiburan budaya dalam satu rangkaian penuh kemeriahan.
Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru berbondong-bondong memadati lokasi acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan khitanan massal, dilanjutkan dengan bazar gratis, pemberian santunan bagi anak yatim dan kaum jompo, serta ditutup dengan Tabligh Akbar yang mengajak umat menjadikan bulan Muharam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Kemeriahan semakin terasa saat hadirin disuguhkan alunan musik islami dan atraksi pencak silat yang memukau. Warga tampak menikmati beragam hidangan yang disiapkan panitia secara cuma-cuma, sambil merasakan kehangatan persaudaraan dan rasa syukur bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pawai Delman Ciptakan Suasana Kekeluargaan
Momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika para peserta khitanan bersama keluarganya diarak berkeliling kampung menggunakan delman. Iring-iringan tersebut diikuti sejumlah kendaraan bermotor roda dua dan empat. Sepanjang perjalanan, gelak tawa dan keceriaan mewarnai suasana; warga yang menyambut tampak ikut bergembira, berjoget bersama, serta memberikan semangat kepada para anak yang dikhitan, menciptakan pemandangan akrab dan penuh kebersamaan.
Muharam sebagai Momentum Berbagi
Pimpinan Pondok Pesantren Hudan, Haji Muhamad Yusuf, menyampaikan bahwa Gebyar Muharam bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai kebersamaan, kepedulian, dan syiar Islam semakin tumbuh di tengah masyarakat. Bulan Muharam harus menjadi momen berbagi kebahagiaan dan memperkuat persaudaraan sesama manusia,” ujarnya.
Gebyar Muharam 1448 H ini membuktikan bahwa dakwah dapat dikemas melalui kegiatan sosial dan budaya yang membahagiakan. Semangat gotong royong yang terpancar sepanjang acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga yang hadir.
Ridickpuad
Sumber: Kompas1.id Garut














