Kemarau Mulai Berdampak, Sawah, Ladang, dan Aliran Kali Ciberang di kecamatan Cipanas Mengalami Kekeringan

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Media Kompas1.id –
13 Juni 2026 – Musim kemarau yang mulai melanda wilayah Kabupaten Lebak khususnya Kecamatan Cipanas, mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat, Sejumlah areal persawahan dan ladang milik warga dilaporkan mengalami kekeringan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu debit air di kali Ciberang juga mulai menyusut sehingga mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan aliran sungai tersebut untuk kebutuhan pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.kondisi ini menimbulkan kekhawatiran para petani terhadap potensi gagal panen apabila kemarau berlangsung lebih lama.

Fenomena kekeringan dan ancaman krisis air bersih di kabupaten Lebak memang telah diantisipasi oleh pemerintah daerah melalui pemetaan wilayah rawan Kekeringan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mengeluhkan semakin sulitnya memperoleh pasokan air untuk mengairi sawah dan ladang.tanaman pertanian yang baru memasuki masa proses pertumbuhan terancam mengalami kerusakan jika tidak segera mendapatkan pasokan air yang cukup.

Baca Juga:  Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Perkuat Sinergi Penanggulangan Megathrust Bersama FKPD Bengkulu Selatan dan Kaur

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan membantu masyarakat, terutama para petani yang sangat bergantung pada air untuk mengairi sawah dan ladangnya,” ujar sala seorang warga setempat.

Masarakat juga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah maupun pusat dan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak kekeringan, seperti penyediaan bantuan air bersih, perbaikan sarana irigasi, serta bantuan pompa air bagi petani yang terdampak.

Dengan kondisi cuaca yang diperkirakan masih didominasi musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan, masarakat diminta untuk menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan yang dapat mengganggu sektor pertanian serta kebutuhan air bersih masarakat.

( Kaperwil ARS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proses Serah Terima Aset Desa Selok Aceh Berjalan Aman, Tertib : Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Revitalisasi Gotong Royong ‎
Pangalengan Raih Juara Terbaik II pada Apresiasi Duta GenRe Kabupaten Bandung 2026
Paripurna DPRD Sumedang Sahkan Dua Raperda, Perkuat Ketahanan Pangan dan Layanan Air Bersih
Dwie Labiba Dinobatkan Sebagai Juara 1 Duta Genre Tahun 2026 .
Polisi Way Kanan Bekuk Diduga Pelaku Larikan dan Cabuli Anak di Bawah Umur
Kepala Desa Langonsari Sampaikan Apresiasi Duta Genre Kabupaten Bandung 2026″
Bupati Tanggamus Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP Dua Kali Berturut-turut
Hari Bhayangkara ke 80, Kapolres Salurkan Bansos Kepada Warga Lansia di Sriwijaya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:22 WIB

Proses Serah Terima Aset Desa Selok Aceh Berjalan Aman, Tertib : Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Revitalisasi Gotong Royong ‎

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:01 WIB

Kemarau Mulai Berdampak, Sawah, Ladang, dan Aliran Kali Ciberang di kecamatan Cipanas Mengalami Kekeringan

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:54 WIB

Pangalengan Raih Juara Terbaik II pada Apresiasi Duta GenRe Kabupaten Bandung 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:44 WIB

Paripurna DPRD Sumedang Sahkan Dua Raperda, Perkuat Ketahanan Pangan dan Layanan Air Bersih

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:35 WIB

Dwie Labiba Dinobatkan Sebagai Juara 1 Duta Genre Tahun 2026 .

Berita Terbaru