KPK Amankan Lima Pegawai BPK Terkait Dugaan Suap

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Sumatera Selatan terus berkembang. Setelah sebelumnya menangkap Bupati Muara Enim, Edison, KPK kini kembali mengamankan lima orang pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam pengembangan kasus yang sama.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penangkapan terbaru ini terkait dengan dugaan penerimaan suap yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada pihak-pihak di lingkungan BPK. Kasus ini diduga berkaitan dengan hasil temuan pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap sejumlah proyek pengadaan barang, salah satunya adalah pengadaan televisi pintar (smart TV).

“Jadi rangkaian kasus ini saling berkaitan. Dugaan pemberian uang itu diduga bertujuan untuk mempengaruhi proses pemeriksaan laporan keuangan dan hasil temuan atas proyek-proyek yang ada di lingkungan Pemkab Muara Enim,” ujar Budi.

Secara keseluruhan, sebanyak 11 orang telah diamankan dalam rangkaian operasi ini. Enam orang di antaranya berasal dari gelombang penangkapan sebelumnya, sedangkan lima orang lainnya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di BPK.

Saat ini, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan secara mendalam dan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap aliran dana serta peran masing-masing pihak. Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini, termasuk Bupati Muara Enim dan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pengaturan pelaksanaan proyek.

Kasus ini kembali memunculkan sorotan publik mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap lembaga yang memiliki tugas utama menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan negara.

Kaperwil banten Aris aristio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdis dan Kadis Dispora Kabupaten Bandung Saling Arahkan Urusan Izin Tempat Lapangan Panahan
Pelayanan Publik Desa Cimara Disorot : Kantor Kosong Saat Jam Kerja, Kades Benarkan Warga Cimara Kecewa, Butuh Surat, Kantor Desa Tutup Karena Hajatan.
*Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 dalam Ops Jaran Lodaya 2026*
LAMBATNYA PELAYANAN DISPORA KABUPATEN BANDUNG
MELAWAN HOAKS YANG MENYERANG INTEGRITAS
Ari Ajirni dan Dimas Herdi Setiawan Resmi Pimpin Hima Teknik Elektro STTN Lampung Periode 2026/2027
Ketua TP PKK Kecamatan Cangkuang Apresiasi Milangkala 76 IGTKI, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Keluarga
Evakuasi dan Selidiki Penemuan Bayi Laki-Laki di Gang Dekat Masjid
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sekdis dan Kadis Dispora Kabupaten Bandung Saling Arahkan Urusan Izin Tempat Lapangan Panahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:47 WIB

Pelayanan Publik Desa Cimara Disorot : Kantor Kosong Saat Jam Kerja, Kades Benarkan Warga Cimara Kecewa, Butuh Surat, Kantor Desa Tutup Karena Hajatan.

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:41 WIB

*Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 dalam Ops Jaran Lodaya 2026*

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:33 WIB

LAMBATNYA PELAYANAN DISPORA KABUPATEN BANDUNG

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:52 WIB

KPK Amankan Lima Pegawai BPK Terkait Dugaan Suap

Berita Terbaru

Berita

LAMBATNYA PELAYANAN DISPORA KABUPATEN BANDUNG

Kamis, 11 Jun 2026 - 02:33 WIB