Jembatan Kiau Rusak Parah, Warga Nanga Ngeri Desak Pemerintah Segera Bertindak

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu,- KOMPAS1.id || Kamis 21 Mei 2026 – Kondisi Jembatan Kiau yang berada di Desa Nanga Ngeri menuju Landau Badau dan sejumlah desa lainnya kini kian memprihatinkan.

Jembatan kayu yang menjadi akses vital masyarakat itu mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah papan jembatan terlihat patah, berlubang, hingga lapuk dimakan usia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa bagian jembatan juga tampak miring dan tidak lagi tersusun dengan baik, sehingga pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas.

Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur utama masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari mengangkut hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya perbaikan serius dari pihak terkait.

“Setiap hari kami was-was melintas di sini. Kalau malam hari atau saat hujan, kondisinya jauh lebih berbahaya. Jangan sampai harus ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

Warga menyebut kerusakan jembatan itu sudah berlangsung cukup lama dan beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait.

Baca Juga:  Wali Kota Subulussalam Sambut Jamaah Haji di Makkah , Ada Petugas PPIH Asal Singkil Subulussalam

Ironisnya, hingga saat ini kondisi jembatan masih dibiarkan rusak meski akses tersebut sangat penting bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kapuas Hulu.

Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, kerusakan jembatan juga dikhawatirkan dapat memutus akses transportasi warga apabila sewaktu-waktu ambruk.

Kondisi ini tentu akan berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat desa.

Masyarakat pun mempertanyakan perhatian pemerintah daerah maupun wakil rakyat terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Warga berharap pemerintah segera turun langsung meninjau kondisi jembatan dan mengambil langkah nyata sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ini akses utama masyarakat. Jangan tunggu roboh total atau memakan korban jiwa baru diperhatikan,” ungkap warga lainnya.

Warga juga berharap adanya pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh dan layak agar aktivitas masyarakat dapat berjalan aman serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa-desa di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih terpaksa menggunakan Jembatan Kiau dengan penuh kehati-hatian sambil menunggu tindakan nyata dari pemerintah terkait.

 

Jurnalis: Uci Hariyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Sudah Saatnya Android Menaklukkan iPhone? Ini Fakta yang Perlu Dibahas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:44 WIB

Pokja BASN Jadi Garda Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:23 WIB

‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Uncategorized

Permohonan Doa dari Korwil Bekasi dan Keluarga Besar Kompas1ID

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:17 WIB